Pekan Terakhir September, IHSG Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada pekan terakhir September 2019 ke level 6.278.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 23 September 2019  |  06:34 WIB
Pekan Terakhir September, IHSG Menguat
Karyawan berada di depan papan elektronik yang menampilkan harga saham di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada pekan terakhir September 2019 ke level 6.278.

Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christopher memproyeksikan IHSG akan menguat. Untuk level support di rentang 6.190 -- 6.210, sedangkan level resistance di rentqng 6.254 -- 6.278.

"Secara teknikal indikator stochastic membentuk goldencross di sekitar area oversold mengindikasikan potensi penguatan dalam jangka pendek. Beberapa sentimen global dinilai cukup positif untuk mendorong penguatan IHSG," tulisnya dalam riset Minggu, (22/9).

Dennies merekomendasikan pada investor saham-saham seperti HMSP, INCO dan ANTM.

Sementara itu, Direktur PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya masih memperlihatkan pola konsolidasi. Menurutnya IHSG akan berada di antara level 6.187 untuk level support dan 6.372.

"Perkembangan pola gerak IHSG masih menunjukkan pola konsolidasi dengan potensi kenaikan yang mulai terlihat membesar, dikarenakan suppport teruji terlihat cukup kuat dipertahankan serta capital inflow yang masih tercatat secara ytd, hari ini IHSG berpotensi naik," sebutnya.

William merekomendasikan saham-saham seperti KLBF, ISAT, EXCL, JSMR, ASII, INDF, BBNI, SRIL dan ICBP.

Di sisi lain, Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menilai pasar akan bergerak dinamis dengan support di level 6193 sampai 6022 dan resistance level 6282 sampai 6318.

"Pasar minggu ini kami perkirakan akan bergerak cukup mix dengan postensi positif," pungkasnya

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top