IHSG Berpotensi Menguat, Ini Saham-saham Rekomendasi 20 September

Berdasarkan proyeksi tersebut, dia merekomendasikan agar investor mencermati beberapa emiten seperti AKRA, MYOR, ROTI dan ICBP. Kemudian, saham emiten lainnya yang bisa dicermati yakni BBNI, BBCA, GGRM, TLKM dan JSMR.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 20 September 2019  |  07:30 WIB
IHSG Berpotensi Menguat, Ini Saham-saham Rekomendasi 20 September
Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Profindo Sekuritas Indonesia, Jakarta, Jumat (9/11/2018). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat mempertahankan support jangka pendek pada perdagangan hari ini, Jumat (20/9/2019).

Direktur PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan IHSG bakal berada di kisaran 6.187 hingga 6.372 pada perdagangan akhir pekan. Adapun, hal itu didukung oleh pertahanan titik support jangka pendek sehingga menopang penguatan. Menurutnya, rilis data perekonomian yang memberikan kondisi stabil mendukung penguatan IHSG pada perdagangan berikutnya.

Padahal, pada perdagangan Kamis (19/9), IHSG berada di zona merah meskipun terdapat sentimen dari pemangkasan suku bunga acuan oleh Bank Indonesia sebesar 25 basis poin. IHSG berada di level 6.244  atau turun 32,16 poin atau 0,5 persen.

Adapun, pelemahan terjadi di seluruh sektor dengan sektor agrikultur yang tertekan paling dalam yakni sebesar 1,44 persen atau 20,04 poin. Sektor lainnya yang juga tertekan cukup dalam yakni sektor pertambangan dan sektor aneka industri yang kompak melemah 1,19 persen.

“Potensi penguatan akan terlihat hingga beberapa waktu mendatang, rilis data perekonomian yang mencerminkan kondisi stabil akan turut menopang pergerakan IHSG,” katanya dalam risetnya.

Berdasarkan proyeksi tersebut, dia merekomendasikan agar investor mencermati beberapa emiten seperti AKRA, MYOR, ROTI dan ICBP. Kemudian, saham emiten lainnya yang bisa dicermati yakni BBNI, BBCA, GGRM, TLKM dan JSMR.

Hal senada diungkapkan analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christopher Jordan dalam hasil risetnya. Menurutnya, terdapat peluang bahwa IHSG mengalami penguatan pada perdagangan akhir pekan.

Secara teknis, dia berujar, indikator stochastic membentuk golden cross di wilayah oversold. Dengan demikian, hal itu mengindikasikan adanya penguatan jangka pendek. Dia menilai sentimen suku bunga yang dipangkas belum direspons oleh pasar sehingga belum bisa mengantarkan IHSG masuk ke zona hijau pada perdagangan Kamis (19/9/2019).

Adapun, dengan potensi penguatan tersebut, IHSG pada akhir pekan diperkirakan bakal berada di level support 6.217 hingga 6.231. Sementara itu, untuk titik resistance, IHSG diperkirakan berada di rentang 6.270 hingga 6.295. 

“IHSG diprediksi menguat. Secara teknikal indikator stochastic membentuk goldencross di sekitar area oversold mengindikasikan potensi penguatan dalam jangka pendek,” katanya.

Atas proyeksi tersebut, dia merekomendasikan agar investor mencermati saham dari beberapa emiten yakni BSDE, PGAS, SMGR, ADRO, HMSP dan JPFA.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top