Pilarmas Investindo Sekuritas : Pasar Obligasi Menguat Tapi Tertahan Keputusan BI

Bank Indonesia (BI) diyakini bakal menyusul keputusan The Fed yang telah memangkas suku bunganya sebesar 25 basis poin (bps).
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 19 September 2019  |  08:49 WIB
Pilarmas Investindo Sekuritas : Pasar Obligasi Menguat Tapi Tertahan Keputusan BI
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Pilarmas Investindo Sekuritas memprediksi pasar obligasi menguat terbatas pada perdagangan Kamis (19/9/2019), oleh keputusan Bank Indonesia (BI) untuk memangkas suku bunga acuan. 
 
Dalam risetnya, Kamis (19/9), Direktur Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan pemangkasan suku bunga acuan menjadi pemanis di tengah kondisi pasar yang terkonsolidasi. Menurutnya, bakal ada penguatan sebagai respons optimisme pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan oleh The Fed sebesar 25 basis poin (bps).
 
Kendati demikian, pasar masih menanti keputusan BI terhadap penurunan suku bunga acuan lanjutan pascakeputusan The Fed.
 
"Pada pagi ini, pasar obligasi diperkirakan dibuka menguat dengan potensi menguat terbatas, sampai BI mengumumkan Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung hari ini terkait dengan tingkat suku bunganya," ujar Nico.
 
Dia meyakini BI akhirnya akan mengikuti langkah The Fed melakukan pemangkasan suku bunga acuan. Alasannya, The Fed saja melakukan pemangkasan suku bunga acuan guna mempertahankan ekspansi di tengah dampak perang dagang
 
Adapun Indonesia membutuhkan suplemen untuk memacu pertumbuhan ekonomi sehingga bisa melebihi 5 persen. Pemangkasan lanjutan suku bunga acuan juga menjadi pengaman di tengah ketidakpastian global sebagai imbas perang dagang China-AS dan perlambatan ekonomi.
 
"Kami merekomendasikan wait and see hingga beli sampai pengumuman BI keluar. Meskipun kami yakin bahwa BI akan memangkas tingkat suku bunganya hari ini," tutur Nico.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, bank indonesia

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top