Penjualan Mobil ASII Masih Loyo, Ini ‘Tersangkanya’

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hingga Agustus 2019, emiten berkode saham ASII itu menjual sebanyak 344.216 unit mobil, jumlah tersebut tercatat lebih rendah 8,14 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 374.744 unit.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 19 September 2019  |  08:15 WIB
Penjualan Mobil ASII Masih Loyo, Ini ‘Tersangkanya’
Ribuan pengunjung memadati ruang pamer kendaraan di ajang pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) ke-27 tahun 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Minggu (21/7/2019). Penyelenggara dan peserta berharap GIIAS 2019 lebih banyak pengunjung dibanding GIIAS 2018. - ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA — Daya beli masyarakat yang belum membaik membuat kinerja penjualan mobil PT Astra International Tbk. pada Agustus 2019 masih lesu dibandingkan tahun lalu.

Hal itu diungkapkan oleh Investor Relation Astra International Tira Ardianti saat menjelaskan terkoreksinya penjualan mobil sejak Januari 2019 hingga Agustus 2019 sebesar 8,14 persen.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), hingga Agustus 2019, emiten berkode saham ASII itu menjual sebanyak 344.216 unit mobil, jumlah tersebut tercatat lebih rendah 8,14 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 374.744 unit. Sementara itu, pada Agustus 2019, penjualan mobil ASII tercatat terkoreksi 8,7 persen menjadi 46.908 unit dibandingkan dengan Agustus 2018 51.394 unit.

Di sisi lain, penjualan mobil Astra pada Agustus 2019 tercatat lebih tinggi 5,8 persen dibandingkan penjualan mobil pada Juli 2019 yang tercatat sebanyak 44.324 unit mobil.

Penguasaan pasar pada periode ini masih digenggam oleh Astra dengan market share sebesar 52 persen. Catatan itu kembali merangkak naik setelah market share pada Juli 2019 sempat turun menjadi 50 persen.

Tira menjelaskan bahwa catatan peningkatan penjualan pada Agustus 2019 dibandingkan Juli 2019 dipengaruhi oleh kontribusi penjualan pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

“Tidak semua [penjualan di GIIAS] dibukukan di Juli 2019. Ada yang di Agustus juga, karenanya tidak banyak kenaikan di Agustus. Daya beli belum membaik,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (18/9/2019).

Dia mengatakan bahwa, pada tahun ini proyeksi penjualan mobil akan lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu. Tingkat konsumsi dalam negeri pada tahun ini dinilai masih cukup menantang.

Sementara itu, Gaikindo mencatat sepanjang Januari—Agustus 2019, penjualan mobil dalam negeri tercatat terkoreksi 13,5 persen menjadi 660.286 unit dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni 763.444 unit. Pada Agustus 2019, penjualan mobil dalam negeri terkoreksi 11,5 persen menjadi 102.197 unit dibandingkan dengan Agustus 2018 90.403 unit.

“Tahun ini proyeksi penjualan memang akan lebih kecil dibandingkan dengan tahun lalu, tapi masih akan di atas 1 juta unit,” terang Tira.F

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mobil

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top