CPIN Naik 5,9 Persen, Jakarta Islamic Index Ditutup di Zona Hijau

JII ditutup menguat 0,30 persen atau 2,14 poin ke level 706,23 dari level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Selasa (10/9), JII mampu naik 0,48 poin atau 0,07 persen di level 704,09.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 11 September 2019  |  16:55 WIB
CPIN Naik 5,9 Persen, Jakarta Islamic Index Ditutup di Zona Hijau
Karyawati berkomunikasi di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/2/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), ditutup berbalik ke zona hijau pada perdagangan hari ini, Rabu (11/9/2019), setelah sempat tgertekan sepanjang perdagangan.

JII ditutup menguat 0,30 persen atau 2,14 poin ke level 706,23 dari level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Selasa (10/9), JII mampu naik 0,48 poin atau 0,07 persen di level 704,09.

Indeks syariah tersebut sempat melanjutkan penguatannya dengan dibuka naik 0,11 persen atau 0,81 poin di posisi 704,9, namun berbalik ke zona merah tak lama setelahnya hingga menjelang akhir perdagangan.

Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 699,72-706,23.

Sebanyak 19 saham menguat, 9 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang masing-masing menguat 3,75 persen dan 5,91 persen menjadi penopang utama atas penguatan JII hari ini.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,71 persen atau 45,28 poin ke level 6.381,95, setelah dibuka terkoreksi 0,03 persen atau 2,08 poin di level 6.334,59.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.328,69 – 6.381,95.

Adapun pada perdagangan Selasa (10/9), IHSG berakhir menguat 0,17 persen atau 10,46 poin di level 6.336,67, reli kenaikan hari perdagangan kelima beruntun.

Delapan dari sembilan sektor menetap di zona hijau, dipimpin oleh sektor aneka industri yang menguat 3,09 persen, disusul sektor properti yang naik 1,57 persen. Di sisi lain, sektor barang konsumsi melemah 0,11 persen.

Sebanyak 227 saham menguat, 180 saham melemah, dan 244 saham stagnan dari 651 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

Saham PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang masing-masing naik 3,75 persen dan 1,43 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

Di sisi lain, saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Semen Indonesia Tbk.(SMGR) yang masing-masing turun 2,15 persen dan 5,25 persen menjadi penekan sekaligus membatasi kenaikan IHSG.

 

Saham-saham syariah yang menguat:
KodePergerakan (persen)

ASII

+3,75

CPIN

+5,91

UNTR

+2,4

ADRO

+4,26

Saham-saham syariah yang melemah:
KodePergerakan (persen)

UNVR

-2.15

SMGR

-5.25

INTP

-4.57

TLKM

-0.47

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top