Lelang SUN Bakal Tarik Penawaran Rp30 Triliun hingga Rp40 Triliun

Penawaran masuk pada lelang kali ini diestimasi mencapai Rp30 triliun hingga Rp40 triliun.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 10 September 2019  |  10:52 WIB
Lelang SUN Bakal Tarik Penawaran Rp30 Triliun hingga Rp40 Triliun
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA--Lelang surat utang negara (SUN) diperkirakan menarik penawaran sebesar Rp30 triliun hingga Rp40 triliun.

Dikutip dari keterangannya, Selasa (10/9/2019), analis fixed income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra mengatakan pada lelang kali ini bakal menarik penawaran cukup besar.

Dia memperkirakan tawaran masuk akan melampaui target indikatif yakni Rp15 triliun dan target maksimal Rp30 triliun. Menurutnya penawaran masuk pada lelang kali ini mencapai Rp30 triliun hingga Rp40 triliun.

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp30 triliun sampai Rp40 triliun," katanya.

Adapun, dari tujuh seri, seri FR0081 dan FR0082 akan mendapat penawaran tertinggi karena diproyeksi menjadi seri acuan pada tahun depan.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Senin (9/9/2019), Pemerintah menetapkan target indikatif Rp15 triliun dan target maksimal Rp30 triliun dari penawaran tujuh seri SUN.

Adapun, SUN kupon diskonto diwakili dua seri baru yakni SPN03191211 dan SPN12200911. SUN seri SPN03191211 jatuh tempo pada 11 Desember 2019 dan seri SPN12200911 jatuh tempo pada 11 September 2020.

Seri lain yang ditawarkan merupakan seri lama yakni FR0081 dengan kupon 6,5% dan jatuh tempo pada 15 Juni 2025, FR0082 dengan kupon 7% dan jatuh tempo pada 15 September 2030 serta FR0080 dengan kupon 7,5% yang jatuh tempo pada 15 Juni 2035.

Terakhir, seri FR0079 yang menawarkan kupon 8,375% dan jatuh tempo pada 15 April 2039 serta FR0076 dengan kupon 7,375% dan jatuh tempo pada 15 Mei 2048.

Pemerintah menargetkan Rp185 triliun dari 13 kali penawaran di kuartal III/2019. Pada lelang sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp17,3 triliun dari penawaran yang masuk menyentuh Rp29,1 triliun dengan penawaran tertinggi pada seri FR0082.

Tercatat, hingga akhir kuartal II/ 2019 Pemerintah telah menerbitkan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp354,57 triliun. Perinciannya, Rp221,61 triliun diperoleh pada kuartal I/2019 dan Rp132,96 triliun pada kuartal II/2019.

"Jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0081 dan FR0082."

Berikut perkiraan yield yang dimenangkan dalam lelang.

- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03191211 berkisar antara 5,65 - 5,75;
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200911 berkisar antara 5,81 - 5,90;
- Obligasi Negara seri FR0081 berkisar antara 6,75 - 6,81;
- Obligasi Negara seri FR0082 berkisar antara 7,31 - 7,37;
- Obligasi Negara seri FR0080 berkisar antara 7,59 - 7,65;
- Obligasi Negara seri FR0079 berkisar antara 7,81 - 7,87; dan
- Obligasi Negara seri FR0076 berkisar antara 8,00 - 8,06

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top