Navigasi Pasar: IHSG Bakal Melemah

Indeks harga saham gabungan diproyeksikan akan bergerak melemah setelah ditutup menguat pada perdagangan Rabu (9/9/2019).
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 05 September 2019  |  06:32 WIB
Navigasi Pasar: IHSG Bakal Melemah
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (27/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan diproyeksikan akan bergerak melemah setelah ditutup menguat pada perdagangan Rabu (9/9/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 0,13% atau 8,07 poin di level 6.269,66, setelah terkoreksi di zona merah dua hari berturut-turut sebelumnya.

Lima dari sembilan sektor berakhir di zona hijau, dipimpin tambang 1,16% dan perdagangan 0,73%. Empat sektor lainnya ditutup di zona merah, dipimpin infrastruktur yang turun 0,38% sekaligus membatasi besarnya kenaikan IHSG.

Dari 651 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 219 saham menguat, 195 saham melemah, dan 237 saham stagnan.

Saham PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) dan PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) yang masing-masing naik 18,64 persen dan 23,84 persen menjadi pendorong utama kenaikan IHSG.

Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dalam risetnya menyebutkan bahwa pergerakan IHSG secara teknikal terlihat bertahan diatas level moving average 20 hari namun indikator stochastic dan RSI masih bergerak bearish yang berlanjutan.

“Sehingga kami proyeksikan IHSG akan bergerak cenderung melemah pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6,210-6,287,” sebutnya.

Sementara itu, Dennies Christoper Jordan, Analis Artha Sekuritas Indonesia dalam risetnya menyebutkan bahwa secara teknikal terlihat indikator stochastic mulai melebar setelah membentuk deadcrossmengindikasikan adanya potensi pelemahan.

Pergerakan diperkirakan masih akan dipengaruhi sentimen global terkait politik di hongkong dan beberapa data perekonomian di Amerika Serikat.

“IHSG diprediksi melemah denga support resistance 6.248—6.243,” sebutnya.

Adapun, Reliance Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham-saham yang masih dapat dicermati yaitu INKP, GGRM, HMSP, HOKI, BBTN, PNBN, IMAS, WSKT, PTPP, WEGE, PWON, ADHI, WIKA, CTRA, SMRA, MNCN, ESSA.

Sementara Artha Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham PGAS, WIKA, ITMG untuk dapat dicermati pada perdagangan hari ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top