Kurs Jisdor Melemah ke Rp14.263, Sentimen Risk-off Masih Tekan Rupiah

Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.263 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rrabu (28/8/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  11:12 WIB
Kurs Jisdor Melemah ke Rp14.263, Sentimen Risk-off Masih Tekan Rupiah
Karyawan memeriksa pasokan uang di Cash Pooling Bank Mandiri, Jakarta, Kamis (9/5/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Kurs rupiah menyentuh posisi Rp14.263 per dolar AS berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) hari ini, Rrabu (28/8/2019).

Data yang diterbitkan Bank Indonesia pagi ini menempatkan kurs referensi Jisdor di level Rp14.263 per dolar AS, melemah 28 poin atau 0,2 persen dari posisi Rp14.235 pada Selasa (27/8).

Adapun berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 10 poin atau 0,07 persen ke level Rp14.265 per dolar AS pada pukul 10.37 WIB dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Nilai tukar rupiah dibuka melemah 3 poin atau 0,02 persen di level Rp14.258 per dolar AS, setelah pada perdagangan Selasa ditutup melemah 12 poin atau 0,08 persen ke level Rp14.255 per dolar AS.

Sepanjang perdagangan pagi ini, rupiah bergerak di kisaran Rp14.255-Rp14.268 per dolar AS.

Seiring dengan menguatnya nilai tukar rupiah, indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melacak pergerakan mata uang dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, terpantau menguat 0,074 poin atau 0,08 persen ke level 98,73 pada pukul 10.30 WIB.

Sebelumnya, indeks dolar AS dibuka menguat hanya 0,003 poin ke level 98,002, setelah pada akhir perdagangan Selasa ditutup melemah 0,082 poin atau 0,08 persen ke level 97,999.

Dilansir dari Bloomberg, rupiah melemah karena sentimen investor terhadap aset berisiko masih lemah di tengah ketidakpastian atas kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China.

"Rupiah masih rentan terhadap serangan risk-off mengingat eksposur pasar obligasi terhadap kepemilikan asing," kata Nicholas Mapa, ekonom senior di ING Bank, seperti dikutip Bloomberg.

"Setiap kali kita dihantam oleh tekanan perdagangan, penjualan obligasi luar negeri dapat melemahkan rupiah dengan sangat cepat," lanjutnya.

Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor/Rupiah)
TanggalKurs

28 Agustus

14.263

27 Agustus

14.235

26 Agustus

14.261

23 Agustus

14.249

22 Agustus

14.234

Sumber: Bank Indonesia

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jisdor

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top