Mirae Asset Sekuritas : Kenaikan Harga SUN Terbatasi Kekhawatiran Resesi Ekonomi AS

Meski ada banyak sentimen positif, tapi kekhawatiran terhadap kemungkinan resesi ekonomi AS menjadi penghambat kenaikan harga Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan Jumat (23/8/2019).
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  09:36 WIB
Mirae Asset Sekuritas : Kenaikan Harga SUN Terbatasi Kekhawatiran Resesi Ekonomi AS
Karyawan mencari informasi tentang obligasi di Jakarta, Rabu (17/7/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- Harga Surat Utang Negara (SUN) diproyeksi naik pada perdagangan Jumat (23/8/2019), dibatasi kekhawatiran investor terhadap resesi ekonomi AS.

Dikutip dari riset hariannya, Jumat (23/8), analis fixed income Mirae Asset Sekuritas Indonesia Dhian Karyantono mengatakan sentimen positif dari dalam negeri berasal dari penurunan suku bunga acuan dari 5,75 persen menjadi 5,5 persen. Dampak penurunan suku bunga acuan diperkirakan bakal berimbas pada kenaikan harga SUN.

Sentimen positif lainnya yakni stimulus kebijakan moneter yang ditempuh bank sentral Eropa. Menurutnya, hal itu terlihat dari risalah pertemuan kebijakan moneter pada 24-25 Juli 2019.

Di sisi lain, peluang hard Brexit pun turun karena fleksibilitas waktu yang diberikan Kanselir Jerman Angela Merkel atas solusi backstop di perbatasan Irlandia-Inggris. Atas fleksibilitas tersebut, Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson bisa mencari solusi masalah tersebut hingga 31 Oktober 2019.

Sentimen ketiga, kenaikan harga SUN ditopang sentimen rilis data ekonomi AS yang menunjukkan kontraksi yakni lebih rendahnya data PMI Manufaktur pada Agustus 2019, di kisaran 49,9 poin. Hal itu memicu sikap dovish The Fed.

"Namun, kenaikan harga SUN tampaknya terbatas mengingat kontraksi data PMI Manufaktur AS di satu sisi juga mendorong kekhawatiran investor terhadap kemungkinan terjadinya resesi ekonomi AS dan investor juga cenderung antisipatif jelang pidato Gubernur The Fed Jerome Powell," tutur Dhian.

Dengan pertimbangan itu, dia merekomendasikan agar investor memanfaatkan momen kenaikan harga melalui transaksi jangka pendek di seri FR0078, FR0082, FR0080, dan FR0079.

Untuk transaksi jangka panjang, investor disarankan melakukan aksi hold hingga buy seri SUN FR0082, FR0070, FR0078, FR0068, FR0080, FR0079, FR0059, FR0074, FR0072, FR0075 dan FR0065. Kemudian, seri lainnya yakni PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015.

Berikut rekomendasi yield SUN seri acuan:

FR0077 (5 tahun): 105.90 (6.65%) – 106.45 (6.51%)
FR0078 (10 tahun): 106.85 (7.25%) – 107.65 (7.14%)
FR0068 (15 tahun): 106.20 (7.66%) – 107.25 (7.55%)
FR0079 (20 tahun): 106.35 (7.74%) – 107.30 (7.65%)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
surat utang negara

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top