Dana IPO Armada Berjaya Trans telah Terealisasi 100 Persen

PT Armada Berjaya Trans Tbk. telah merealisasikan seluruh dana yang dihimpun atas gelaran penawaran umum perdana saham atau initial public offering.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  05:20 WIB
Dana IPO Armada Berjaya Trans telah Terealisasi 100 Persen
Jajaran direksi PT Armada Berjaya Trans Tbk. (JAYA) berfoto usai pencatatan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, Kamis (21/2/2019). JAYA melepas sebanyak 150 juta saham atau 40% dari jumlah modal disetor dan ditempatkan melalui IPO. /Bisnis - Muhammad Ridwan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Armada Berjaya Trans Tbk. telah merealisasikan seluruh dana yang dihimpun atas gelaran penawaran umum perdana saham atau initial public offering.

Pada initial public offering yang dilaksanakan pada 21 Februari 2019, emiten berkode JAYA tersebut melepas 150 juta saham atau 40 dari jumlah modal yang disetor dan ditempatkan. Dari situ, JAYA menghimpun dana segar senilai Rp43,2 miliar.

Presiden Direktur Armada Berjaya Trans Darmawan Suryadi menjelaskan bahwa dana tersebut telah digunakan seluruhnya untuk penambahan armada baru yang dilakukan pada semester I/2019.

“Penambahannya 61 unit armada pada semester I/2019, sudah semua dana IPO direalisasikan,” ujarnya kepada Bisnis, Kamis (22/8/2019).

Dengan demikian, total armada JAYA saat ini berjumlah 131 unit. Penambahan armada tersebut mampu mendongkrak kinerja perseroan pada semester I/2019.

Merujuk laporan keuangan pada semester I/2019 perseroan mencatatkan peningkatan pendapatan menjadi Rp27,16 miliar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu senilai Rp12,27 miliar.

Namun, dari pos laba bersih tahun berjalan tergerus cukup dalam menjadi Rp330,26 juta dari catatan pada periode yang sama pada tahun sebelumnya senilai Rp1,24 miliar.

“Meskipun armada baru banyak masuk, tetapi pada semester I/2019 memasuki momen Lebaran, sehingga banyak jalan yang ditutup. Pabrik-pabrik juga banyak yang tutup,” jelasnya.

Pada semester II/2019, perseroan menargetkan kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan dengan periode sebelumnya. Dia mengatakan bahwa utilisasi armada baru akan lebih maksimal pada periode tersebut.

Untuk memaksimalkan utilisasinya, perseroan akan membidik kontrak-kontrak baru pada semester II/2019. Dia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat beberapa kontrak yang sedang dijajaki.

“Jadi strategi kami harus menambah costumer lagi,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
emiten, ipo

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top