AKSI EMITEN 21 AGUSTUS: Grup Waskita Perbesar Porsi Eksternal, PTPP Perkuat Bisnis Air Minum

Berita mengenai rencana grup Waskita memperbesar porsi kontrak baru dari eksternal serta gencarnya ivnestasi PT PP (Persero) Tbk dalam bisnis air minum menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Rabu (21/8/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 21 Agustus 2019  |  08:59 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai rencana grup Waskita memperbesar porsi kontrak baru dari eksternal serta gencarnya investasi PT PP (Persero) Tbk dalam bisnis air minum menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Rabu (21/8/2019).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

Grup Waskita Perbesar Porsi Eksternal. PT Waskita Karya (Persero) Tbk. dan PT Waskita Beton Precast Tbk. akan memperbesar porsi kontrak baru dari eksternal untuk menjaga pertumbuhan perseroan secara berkelanjutan serta menjaga keseimbangan portofolio.

PTPP Perkuat Bisnis Air Minum. PT PP (Persero) Tbk. makin gencar berinvestasi dalam bidang bisnis penyediaan air minum. Saat ini perseroan tengah melakukan pembahasan dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. untuk pembelian saham di PT Krakatau Tirta Industri.

Emiten Berebut ‘Paket’ Dagang-el. Kehadiran platform dagang elektronik atau e-commerce yang semakin menjamur membuat sejumlah emiten logistik berebut untuk mendapatkan berkah dari bisnis tersebut. 

Perpindahan gaya belanja dari toko konvensional ke belanja elektronik turut menggairahkan industri logistik. Berdasarkan catatan Bisnis, terdapat tiga emiten yang sedang membidik kontrak-kontrak logistik bersama dengan penyedia jasa dagang-el, yakni PT Dewata Freightinternational Tbk. (DEAL), PT Satria Antaran Prima Tbk. (SAPX), dan PT Adi Sarana Armada Tbk. (ASSA).

KLBF Serap Capex Rp912 Miliar. PT Kalbe Farma Tbk. telah menyerap belanja modal atau capital expenditure (capex) senilai Rp912 miliar hingga semester I/2019.

Direktur Kalbe Farma Bernadus Karmin Winata mengatakan bahwa belanja modal digunakan untuk pembangunan fasilitas produksi Kalbe di Myanmar, fasilitas produksi Saka Farma, dan fasilitas produksi Bintang Toedjo. Adapun, alokasi belanja modal tahun ini senilai Rp1,5 triliun—Rp2 triliun.

Mobil ASII Melaju 67,13 Persen. Penjualan mobil PT Astra International Tbk. pada Juli 2019 tercatat tumbuh 67,13 persen menjadi 44.357 unit, dari bulan sebelumnya 26.539 unit. Adapun, sepanjang tahun berjalan penjualan masih terkoreksi.

ASRI Siap Emisi Obligasi. Emiten properti, PT Alam Sutera Realty Tbk. berencana menerbitkan obligasi untuk menutup utang US$175 juta dengan bunga 11,5 persen yang akan jatuh tempo pada 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top