IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham-saham Pilihannya

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (IDX) sukses mempertahankan pembalikan arahnya dan ditutup naik tajam pada perdagangan Rabu (14/8/2019). Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menanjak 0,91 persen atau 56,37 poin di level 6.267,33 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 14 Agustus 2019  |  21:21 WIB
IHSG Diprediksi Menguat Terbatas, Ini Saham-saham Pilihannya
Seorang wanita melintas di depan layar digital pergerakan saham di Jakarta, Kamis (23/5/2019). - ANTARA FOTO / Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA — Laju indeks harga saham gabungan pada perdagangan Kamis (15/8/2019) diproyeksikan akan menunjukan penguatan terbatas, setelah pada perdagangan sebelumnya berhasil rebound.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (IDX) sukses mempertahankan pembalikan arahnya dan ditutup naik tajam pada perdagangan Rabu (14/8/2019). Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menanjak 0,91 persen atau 56,37 poin di level 6.267,33 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Selasa (13/8), IHSG berakhir di level 6.210,96 dengan melemah 0,63 persen atau 39,63 poin, pelemahan hari kedua berturut-turut.

Tujuh dari sembilan sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin properti (+2,01 persen) dan industri dasar (+1,52 persen). Adapun sektor pertanian dan aneka industri masing-masing turun 0,17 persen dan 0,05 persen.

Dari 651 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, sebanyak 250 saham menguat, 161 saham melemah, dan 240 saham stagnan.

Dua saham emiten bank yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang masing-masing naik 2,04 persen dan 1,17 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dalam risetnya menyebutkan bahwa secara teknikal pergerakan IHSG kembali di atas moving average 200 hari dengan arah pergerakan menguji resistance bearish trend dan moving average 50 serta 20 hari. Seakan divergent pergerakan stochastic crossing negatif pada middle oscillator sedangkan RSI berhasil kuat berada diatas rata-rata momentumnya.

“Sehingga kami proyeksikan IHSG akan mencoba bergerak menguat terbatas dan menguji bearish trend line yang berada di kisaran 6300 dengan rentang pergerakan 6200–6320,” sebutnya.

Sementara itu, Dennies Christoper Jordan, Analis Artha Sekuritas Indonesia dalam risetnya menyebutkan bahwa secara teknikal indikator stochastic membentuk deadcross mengindikasikan trend pelemahan masih akan berlanjut.

Menurutnya hal tersebut disebabkan oleh aksi investor yang  akan mencermati data neraca perdagangan yang akan segera dirilis. “IHSG diprediksi melemah,” sebutnya.

Adapun, Reliance Sekuritas Indonesia saham-saham yang direkomendasikan untuk dapat dicermati di antaranya WSBP, WTON, MYOR, HOKI, BBNI, PNBN, BNLI, GMFI, ASII, ADRO, INDY, TINS, WSKT, PTPP, UNTR, AKRA, MAPI.

Sementara itu, Artha Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham JSMR, PTPP, WSKT untuk dapat dicermati pada perdagangan Kamis (14/8/2019).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks BEI, rekomendasi saham

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top