Jelang Lelang, Ini Proyeksi Kupon SUN Versi MNC Sekuritas

Jumlah penawaran yang masuk ddalam lelang hari ini diperkirakan Rp40 triliun—Rp50 triliun dengan minat terbesar pada seri FR0081 dan FR0082.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  09:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA--Pemerintah akan melelang tujuh seri surat utang negara (SUN) dengan target Rp15 triliun. Berikut perkiraan penawaran dan kupon yang menangkan.


Dikutip dari hasil riset hariannya, Selasa (13/8/2019), analis fixed income MNC Sekuritas I Made Adi Saputra mengatakan pada lelang kali ini Pemerintah bakal mendapat penawaran masuk di kisaran Rp40 triliun hingga Rp50 triliun.

Seperti pada lelang sebelumnya, lelang kali ini pun diprediksi bakal diminati yang tertuju pada seri FR0081 dan FR0082 karena diproyeksikan sebagai seri acuan baru pada tahun depan.

"Kami perkirakan jumlah penawaran yang masuk akan berkisar antara Rp40 triliun—Rp50 triliun dengan jumlah penawaran yang cukup besar akan didapati pada instrumen Surat Perbendaharaan Negara serta pada Obligasi Negara seri FR0081 dan FR0082," katanya.

Pada 2019, target penerbitan bersih (net issuance) Surat Berharga Negara senilai Rp389 triliun dengan Rp185 triliun di antaranya bakal digalang dari penerbitan surat utang pada kuartal III/2019. Adapun, Rp185 triliun ditargetkan bisa terkumpul dari 13 kali lelang yakni tujuh kali lelang SUN dan enam kali lelang sukuk.

Tercatat, hingga akhir kuartal II/ 2019, Pemerintah telah menerbitkan Surat Berharga Negara melalui lelang senilai Rp354,57 triliun. Perinciannya, Rp221,61 triliun diperoleh pada kuartal I/2019 dan Rp132,96 triliun pada kuartal II/2019.

Pada lelang sebelumnya, pemerintah meraup dana senilai Rp21,45 triliun dari total penawaran yang masuk senilai Rp43,27 triliun.

Dikutip dari laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Pemerintah menetapkan target indikatif Rp15 triliun dan target maksimal Rp30 triliun dari penawaran tujuh seri SUN. Adapun, SUN kupon diskonto diwakili dua seri yakni SPN03191114 dan SPN12200814.

Sisanya, yakni FR0081 dengan kupon 6,5% dan jatuh tempo pada 15 Juni 2025, FR0082 dengan kupon 7% dan jatuh tempo pada 15 September 2030 serta FR0080 dengan kupon 7,5% yang jatuh tempo pada 15 Juni 2035.

Terakhir, seri FR0079 yang menawarkan kupon 8,375% dan jatuh tempo pada 15 April 2039 serta FR0076 dengan kupon 7,375% dan jatuh tempo pada 15 Mei 2048.

Berdasarkan kondisi pergerakan harga Surat Utang Negara menjelang pelaksanaan lelang, berikut proyeksi tingkat imbal hasil yang akan dimenangkan pada lelang SBN hari ini.


- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN03191114 berkisar antara 5,65 - 5,75;
- Surat Perbendaharaan Negara Seri SPN12200814 berkisar antara 5,78 - 5,87;
- Obligasi Negara seri FR0081 berkisar antara 6,75 - 6,81;
- Obligasi Negara seri FR0082 berkisar antara 7,28 - 7,34;
- Obligasi Negara seri FR0080 berkisar antara 7,62 - 7,68;
- Obligasi Negara seri FR0079 berkisar antara 7,84 - 7,90; dan
- Obligasi Negara seri FR0076 berkisar antara 8,09 - 8,15.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara

Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top