Bisnis Digital Dongkrak Pendapatan MD Pictures

Penurunan laba turut disebabkan terpangkasnya pendapatan di segmen layar lebar yang merosot hingga 63,36 persen pada semester I/2019.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  16:21 WIB
Bisnis Digital Dongkrak Pendapatan MD Pictures
Presiden Direktur PT MD Pictures Tbk (IDX:FILM), Manoj Punjabi (tengah) bersama (dari kiri) Komisaris Independen Bachtiar Effendi, Komisaris Utama Dhamoo Punjabi, Komisaris Sanjeva Advani, Direktur Shania Punjabi, Direktur Venkatachari Soundararajan dan Independen Direktur Sanjay Mulani, berbincang usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa di Jakarta, Selasa (7/5/2019). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Laba bersih emiten produsen film PT MD Pictures Tbk. jatuh 73,3 persen sepanjang semester I/2019.
 
Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2019, yang dikutip Bisnis pada Kamis (1/8/2019), laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk emiten bersandi saham FILM itu tercatat sebesar Rp21,09 miliar, anjlok 73,3 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp79,01 miliar. 

Sementara itu, pendapatan perseroan juga turun 35,58 persen menjadi Rp111,88 miliar selama paruh pertama tahun ini, dari posisi Rp173,69 miliar pada semester I/2018.
 
Adapun pendapatan digital dan sewa mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pendapatan dari segmen digital mengalami pertumbuhan 10,62 persen menjadi Rp43,20 miliar yoy dari posisi sebelumnya Rp39,05 miliar. 
 
Pendapatan dari sewa bangunan dan studio juga melonjak menjadi Rp20,18 miliar per Juni 2019, dari posisi Rp356,85 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Namun, pendapatan dari layar lebar merosot 63,36 persen menjadi Rp45,95 miliar secara tahunan dari posisi sebelumnya yang sebesar Rp125,44 miliar.
 
Head of Digital MD Pictures Dave Ulmer mengatakan, kenaikan pendapatan di sisi digital dan sewa terjadi seiring dengan berkembangnya revolusi digital di Indonesia. FILM yang menjadi produsen dan distributor dalam dunia hiburan pun mendapatkan berkah darinya.
 
“Indonesia sedang mengalami revolusi digital dan MD Pictures memimpin pasar Indonesia sebagai produser dan distributor terbesar dalam dunia hiburan, baik dalam bentuk tradisional maupun digital.  Hal ini sejalan dengan konsumen milenial yang berkembang pesat,” tulisnya dalam pernyataan resmi, Kamis (1/8).
 
Selama periode Juni—Juli 2019, FILM mencatatkan sekitar 6,2 juta penonton, yang merupakan salah satu jumlah penonton terbanyak di industri perfilman Indonesia. Salah satu film yang diproduksi perseroan selama periode tersebut adalah "Danur Asih".

Selama setahun terakhir, FILM telah memproduksi sebanyak 19 film. Untuk semester ini, perseroan berencana merilis dua film blockbuster untuk layar lebar dari berbagai waralaba, yaitu "Danur 3" yang akan rilis pada bulan depan dan "Habibie & Ainun 3" yang dijadwalkan dirilis pada Desember 2019.

Per 30 Juni 2019, perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp1,39 triliun atau naik tipis 0,72 persen yoy dari posisi sebelumnya yang senilai Rp1,38 triliun. Sementara itu, total liabilitas tercatat mengalami penurunan 31,77 persen menjadi Rp25,19 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang sebesar Rp35,52 miliar.  

Perseroan mengklaim secara keseluruhan, kenaikan aset dan ekuitas serta pengurangan kewajiban menunjukkan neraca  keuangan yang sehat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, md pictures

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top