Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pendapatannya Naik 11 Persen, EXCL Bukukan Untung Rp282 Miliar

EXCL membukukan pertumbuhan pendapatan lebih besar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada semester I/2019, EXCL meraup pendapatan sebesar Rp12,27 triliun atau tumbuh 11 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni Rp11,07 triliun.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 01 Agustus 2019  |  11:01 WIB
Teknisi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melakukan pemeliharaan perangkat pada menara Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Lok Baintan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (15/4/2019). - Bisnis/Rachman
Teknisi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melakukan pemeliharaan perangkat pada menara Base Transceiver Station (BTS) di kawasan Lok Baintan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (15/4/2019). - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA – PT XL Axiata Tbk. (EXCL) membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 11 persen pada semester I/2019 menyentuh Rp12,27 triliun.

Dikutip dari keterangan resminya, Kamis (1/8/2019), EXCL membukukan pertumbuhan pendapatan lebih besar dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada semester I/2019, EXCL meraup pendapatan sebesar Rp12,27 triliun atau tumbuh 11 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yakni Rp11,07 triliun.

Adapun pertumbuhan pendapatan yang dicapai pada semester I/2018 terhadap semester I/2017 sebesar 1,1 persen.

Di sisi lain, perseroan meraup EBITDA sebesar Rp4,75 triliun pada semester I/2019 atau naik 19 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 yakni Rp3,99 triliun. Pertumbuhan EBITDA yang direalisasikan pada periode ini pun lebih besar dari capaian pertumbuhan pada periode yang sama tahun lalu yakni sebesar 2 persen.

Sementara itu, dari sisi laba bersih, perseroan membukukan keuntungan Rp282 miliar atau tumbuh signifikan dibandingkan capaian pada semester I/2018 yang masih mendapat rugi bersih Rp82 miliar.

Peningkatan indikator keuangan ini berasal dari pertama, peningkatan pendapatan layanan data sebesar 29 persen yakni dari Rp7,47 triliun pada semester I/2018 menjadi Rp9,63 triliun pada semester I/2019. Kedua, kenaikan jumlah nomor aktif di jaringan sebesar 7 persen yakni dari 52,9 juta nomor pada semester I/2018 menjadi 56,6 juta nomor.

Ketiga, kenaikan pendapatan rata-rata perpelanggan (average revenue peruser/ARPU) sebesar 10 persen dari Rp31.000 menjadi Rp34.000. Kendati demikian, secara nominal naik tipis bila dibandingkan dengan ARPU pada semester I/2017 yakni Rp33.000.

Terakhir, jumlah pengguna ponsel pintar di jaringan menyentuh 86 persen dan trafik data naik 64 persen. Sisanya, berasal dari upaya perluasan jaringan ke luar Jawa dan penguatan jaringan.

Tecatat, perseroan mengoperasikan 37.323 unit BTS 4G, 53.260 unit BTS 3G dan 36.674 unit BTS 2G sehingga total BTS yang beroperasi sebanyak 127.257 unit di 408 kabupaten/kota.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, mengatakan pihaknya mendorong adopsi data di tingkat pelanggan dan peningkatan kualitas jaringan. Hal itu telah berimbas pada naiknya jumlah pengguna ponsel pintar yang memperkuat transisi bisnis legacy ke bisnis data.

“Kami masih terus fokus dan konsisten pada pelaksanaan strategi untuk mendorong dan meningkatkan bisnis layanan data. Sebagai hasilnya, kami mampu meningkatkan penetrasi smartphone sebesar 12 persen menjadi 86 persen pada akhir semester pertama tahun ini,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

xl axiata excl
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top