Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PASAR OBLIGASI: Ekspektasi Suku Bunga Turun, Harga SUN Diproyeksi Menguat

Seiring dengan adanya katalis positif dari data ekonomi AS dan juga terjaganya ekspektasi pelaku pasar terhadap turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia maka ada potensi harga SUN mengalami tren kenaikan.
Duwi Setiya Ariyanti
Duwi Setiya Ariyanti - Bisnis.com 18 Juli 2019  |  09:12 WIB
SURAT UTANG NEGARA
SURAT UTANG NEGARA

Bisnis.com, JAKARTA - Harga surat utang negara (SUN) dalam perdagangan hari ini diproyeksi menguat karena terdorong sentimen global dan domestik.

Dalam riset hariannya, Kamis (18/7/2019), Dhian Karyantono, Analis Fixed Income Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengatakan sentimen positif yang memengaruhi perdagangan SUN hari ini berasal dari data jumlah izin mendirikan bangunan di AS per Juni 2019. Data bangunan AS per Juni mencatatkan level terendah sejak Mei 2017 yakni 1,22 juta.

Hal itu mengindikasikan potensi melambatnya pertumbuhan ekonomi AS karena siklus izin bangunan AS bergerak mendahului PDB. Adapun, indeks dolar AS turun ke kisaran 97,21 poin dari sebelumnya 97,4 poin. Sementara itu, yield Tresury AS bertenor 10 tahun mengalami penurunan dari 2,1% menjadi 2,06%.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari terjaganya ekspektasi pasar terhadap potensi penurunan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin atau 5,75% yang kemungkinan terjadi pada sesi kedua perdagangan.

"Sentimen global dan domestik cenderung positif, harga SUN diproyeksi menguat," ujarnya.

Adapun, pada perdagangan hari ini, Dhian merekomendasikan SUN tenor menengah hingga panjang. Alasannya, rekomendasi tersebut mengacu pada sentimen positif data ekonomi AS dan ekpektasi pasar yang terjaga juga kemungkinan penurunan suku bunga acuan. Dia menyarankan pilihan beberapa seri seperti FR0078, FR0080, dan FR0079 untuk transaksi jangka pendek.

Di sisi lain, untuk transaksi jangka panjang, dia menyarankan agar investor melakukan aksi hold hingga buy pada seri FR0070, FR0078, FR0068, FR0080, FR0079, FR0059, FR0074, FR0072, FR0075 dan FR0065. Selain itu pada seri PBS014, PBS019, PBS021, PBS022, dan PBS015 pada perdagangan hari ini.

"Seiring dengan adanya katalis positif dari data ekonomi AS dan juga terjaganya ekspektasi pelaku pasar terhadap turunnya suku bunga acuan Bank Indonesia maka ada potensi harga SUN mengalami tren kenaikan. Oleh karena itu, kami merekomendasikan SUN tenor menengah-panjang," katanya.

Berikut imbal beberapa seri acuan.


FR0077 (5 tahun): 106.70 (6.48%) – 107.20 (6.37%)
FR0078 (10 tahun): 107.90 (7.12%) – 109.00 (6.97%)
FR0068 (15 tahun): 108.35 (7.42%) – 109.25 (7.33%)
FR0079 (20 tahun): 107.20 (7.66%) – 108.35 (7.55%)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Obligasi
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top