Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Naik 128 Persen, BEI Cermati Laju Saham Berkah Prima Perkasa (BLUE)

Dalam sepekan terakhir, harga saham BLUE melonjak 128,07%. Pada perdagangan Selasa (16/7/2019), saham BLUE ditutup pada level Rp780. Informasi terakhir mengenai perusahaan tinta isi ulang ini terkait pencatatan saham.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 17 Juli 2019  |  09:11 WIB
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan, di Jakarta, Selasa (27/2/2018). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan
Karyawan beraktivitas di dekat papan elektronik penunjuk Indeks Harga Saham Gabungan, di Jakarta, Selasa (27/2/2018). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia memberikan status unusual market activity (UMA) terhadap saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk. Bursa mencermati telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham emiten berkode saham BLUE itu yang di luar kebiasaan.

Dalam sepekan terakhir, harga saham BLUE melonjak 128,07%. Pada perdagangan Selasa (16/7/2019), saham BLUE ditutup pada level Rp780. Informasi terakhir mengenai perusahaan tinta isi ulang ini terkait pencatatan saham.

Berdasarkan pengumuman manajemen BEI pada Selasa (16/7/2019), saham BLUE ditetapkan berstatus UMA. "Sehubungan dengan terjadinya unusual market activity (UMA) atas saham BLUE tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," tulis manajemen.

Oleh karena itu, investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban perseroan atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja perseroan dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana aksi korporasi perseroan apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS.

Bursa menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Sebagai informasi, BLUE melantai di Bursa pada 8 Juli 2019. Setelah IPO, perseroan mengincar penjualan tumbuh 7% menjadi Rp115,82 miliar pada tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bei
Editor : Ana Noviani
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top