Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Rencana Akuisisi Tambang Batu Bara ABM Investama (ABMM) Masih Sesuai Rencana

Rencana akuisisi tambang batu bara yang diagendakan oleh PT ABM Investama Tbk. masih berjalan sesuai dengan rencana perseroan dan ditargetkan rampung pada 2019.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 27 Juni 2019  |  08:15 WIB
ABM Investama - abm/investama.com
ABM Investama - abm/investama.com

Bisnis.com, JAKARTA — Rencana akuisisi tambang batu bara yang diagendakan oleh PT ABM Investama Tbk. masih berjalan sesuai dengan rencana perseroan dan ditargetkan rampung pada 2019.

“Kami sih sudah siap, namun masih ada condition precedent yang perlu dipenuhi oleh konsesinya sebelum kami masuk,” ujar Direktur ABM Investama Adrian Sjamsul kepada Bisnis.com, Rabu (26/6/2019).

Adrian mengatakan proses akuisisi tambang batu bara masih sesuai rencana. Pihaknya berharap aksi korporasi itu rampung pada 2019.

Emiten berkode saham ABMM mengincar tambang batu bara berlokasi di Kalimantan Timur. Cadangan yang dimiliki sebanyak 100 juta ton hingga 150 juta ton dengan produksi kalori menengah tinggi atau sekitar 5.500 kcal.

Sebagai sumber pendanaan, perseroan telah mengantongi komitmen dari perbankan senilai US$200 juta. Namun, ABMM masih mempertimbangkan pendanaan dari internal.

Diberitakan Bisnis.com sebelumnya, ABMM menyebut akuisisi ditumpuh untuk mengantisipasi cadangan tambang batu bara yang kian menipis. Perseroan juga belum tertartik melakukan diversifikasi bisnis di luar batu bara.

Sebagai catatan, ABMM menjalankan tiga unit bisnis utama yakni penambangan batu bara, jasa kontraktor pertambangan, dengan dukungan engineering services dan logistik terintegrasi.

Adapun, perseroan merupakan bagian dari grup Tiara Marga Trakindo (TMT).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abm investama kinerja emiten
Editor : Riendy Astria
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top