Harapan Suka Bunga Dipangkas Surut, Wall Street Turun

Pergerakan tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berakhir melemah pada perdagangan Selasa (25/6/2019), di tengah menyurutnya harapan penurunan suku bunga.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 26 Juni 2019  |  06:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan tiga indeks saham utama di bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) berakhir melemah pada perdagangan Selasa (25/6/2019), di tengah menyurutnya harapan penurunan suku bunga.

Berdasarkan data Reuters, indeks S&P 500 ditutup melorot 0,95 persen atau 27,97 poin di level 2.917,38 dan indeks Nasdaq Composite merosot 1,51 persen atau 120,98 poin ke level 7.884,72.

Adapun indeks Dow Jones Industrial Average berakhir melemah 0,67 persen atau 179,32 poin di level 26.548,22.

Ketiga indeks utama AS tersebut mengakhiri sesi perdagangan Selasa di zona merah setelah Gubernur Federal Reserve AS Jerome Powell, dalam pidatonya, menyatakan bahwa The Fed sedang bergulat dengan apakah ketidakpastian perdagangan dan isu-isu lain menjamin penurunan suku bunga.

Berpidato di Dewan Hubungan Luar Negeri, Powell juga menegaskan kembali independensi Fed. Pernyataannya ini dilayangkan sehari setelah Presiden Donald Trump kembali mengkritik bank sentral AS ini dalam Twitter dengan menuliskan bahwa The Fed "tidak tahu apa yang dilakukannya".

Sebelumnya, dalam wawancara dengan Bloomberg, Presiden Fed St. Louis James Bullard mengutarakan bahwa dia tidak berpikir The Fed perlu menurunkan suku bunga sebesar setengah poin persentase dalam pertemuan kebijakan berikutnya Juli.

Pekan lalu Bullard mengatakan memiliki perbedaan pandangan dalam pertemuan kebijakan The Fed pada Juni karena dia merasa bahwa inflasi yang lemah dan ketidakpastian tentang prospek ekonomi mendukung penurunan suku bunga.

“Baik Powell dan Bullard sama-sama berkomentar yang mengindikasikan bahwa kita mungkin tidak akan melihat penurunan suku bunga pada Juli,” ujar Peter Tuz, Presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia.

Menurut Tuz, setelah pertemuan The Fed pada Juni, harapan akan penurunan suku bunga dalam pertemuan Juli tertanggalkan.

“Demikian juga, pekan lalu ada tingkat harapan yang lebih tinggi bahwa sesuatu yang positif akan dihasilkan dari pertemuan G20 [antara AS dan China]. Seiring dengan mendekatnya tanggal pertemuan itu, optimisme sedikit berkurang,” lanjutnya.

Pada Senin (24/6/2019), seorang pejabat AS mengungkapkan bahwa Trump tidak memiliki masalah dengan hasil apa pun dari pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping di sela-sela KTT G20 pada 28-29 Juni mendatang. Komentar ini meredakan harapan untuk adanya terobosan substansial dari pembicaraan itu.

Menambah sentimen negatif pasar, dari sisi ekonomi, data penjualan rumah baru dan kepercayaan konsumen berada jauh di bawah ekspektasi ekonom, menurut laporan terpisah Departemen Perdagangan AS dan Dewan Konferensi.

Sepuluh dari 11 indeks utama dalam S&P 500 melemah, dengan layanan teknologi dan komunikasi mengalami penurunan persentase terbesar.

Pergerakan Bursa Wall Street 25 Juni

Indeks

Level

Perubahan (persen)

Dow Jones

26.548,22

-0,67

S&P 500

2.917,38

-0,95

Nasdaq

7.884,72

-1,51

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wall street

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top