Ini Alasan Indeks Obligasi Indonesia Masih Menarik di Mata Investor

Kinerja positif ASEAN3 Government Bond Index yang mencatatkan kinerja positif indeks rupiah didorong oleh Indonesia yang masih memberikan kupon yang lebih tinggi dibandingkan negara lainnya.
Anitana Widya Puspa
Anitana Widya Puspa - Bisnis.com 14 Juni 2019  |  19:07 WIB
Ini Alasan Indeks Obligasi Indonesia Masih Menarik di Mata Investor
Ilustrasi - www.hennionandwalsh.com

Bisnis.com, JAKARTA—Kinerja positif ASEAN3 Government Bond Index yang mencatatkan kinerja positif indeks rupiah didorong oleh Indonesia yang masih memberikan kupon yang lebih tinggi dibandingkan negara lainnya.

Operational Division Head PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI/IBPA) Ifan Moh mengatakan kupon mata uang Indonesia yang masih tinggi menyebabkan imbal hasil yang diterima juga lebih tinggi.

Hal tersebut tidak terlepas dari kondisi makro ekonomi termasuk PDB, inflasi, dan tingkat suku bunga yangyang jauh berbeda dibandingkan dengan negara lainnya.

Ifan mengatakan, hal tersebut bisa menjadi katalis positif yang menjadi daya tarik bagi investor untuk terus masuk dan berinvestasi di Indonesia.

Kondisi ini juga didukung oleh masuknya Indonesia ke dalam jajaran negara layak investasi oleh 3 lembaga rating internasional.

“Sisi negatifnya pastinya datang dari kewajiban pembayaran bunga yang tinggi yang kalau tidak dikelola secara hati-hati bisa memberatkan keuangan negara,” jelasnya kepada Bisnis.com, Jumat (14/6/2019).

Namun secara umum, ketiga negara Asean tersebut sama-sama  mencatatkan tingkat return yang positif. Ketiganya ditopang oleh pertumbuhan ekonomi yang  stabil dengan peningkatan yang bertahap.

Selain itu, normalisasi moneter yang lebih cepat dari yang diharapkan di negara-negara maju, dan ketidakpastian eksternal lainnya telah mendorong investasi untuk masuk kembali ke negara-negara tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, surat utang negara

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top