AKSI EMITEN 14 JUNI: PWON Alokasikan Capex Rp2,6 Triliun, AKRA Siapkan Lahan 100 Ha

Berita mengenai alokasi belanja modal PT Pakuwon Jati Tbk serta sentimen positif bagi emiten BUMN perbankan dan konstruksi menjadi sorotan media nasional hari ini, Jumat (14/6/3019).
Aprianto Cahyo Nugroho | 14 Juni 2019 09:02 WIB
PT Adhi Karya - Bisnis.com

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai alokasi belanja modal PT Pakuwon Jati Tbk serta sentimen positif bagi emiten BUMN perbankan dan konstruksi menjadi sorotan media nasional hari ini, Jumat (14/6/3019).

Berikut rincian topik utama di sejumlah media nasional:

PWON Alokasikan Capex Rp2,6 Triliun. Emiten properti, PT Pakuwon Jati Tbk. mengalokasikan belanja modal senilai Rp2,6 triliun pada tahun ini, atau naik 33% dari tahun sebelumnya. (Bisnis Indonesia)

Bank & Kontraktor BUMN Prospektif. Peluang adanya penurunan suku bunga acuan dalam waktu dekat diyakini turut menjadi sentimen positif bagi emiten keluarga badan usaha milik negara (BUMN) di sektor perbankan dan konstruksi. (Bisnis Indonesia)

AKRA Siapkan Lahan 100 Ha. PT AKR Corporindo Tbk. telah menyiapkan lahan seluas 100 hektare untuk lokasi smelter PT Freeport Indonesia di kawasan industri Java Integrated Industrial Port Estaste. (Bisnis Indonesia)

ADHI Kantongi Pembayaran Rp7,1 Triliun. PT Adhi Karya (Persero) Tbk. mengantongi dana segar dari realisasi pembayaran ketiga untuk pekerjaan light rail transit Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi Tahap I senilai Rp1,2 triliun. (Bisnis Indonesia)

Peruntungan ICBP di Segmen Premium. Penjualan Chitato rasa Indomie goreng yang sukses pada awal 2016, boleh jadi menginspirasi PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. merilis Indomie goreng rasa Chitato pada pertengahan Mei lalu. Inovasi produk ini memperkuat posisi perseroan sebagai pemimpin pasar mi instan di segmen premium. (Bisnis Indonesia)

DEAL Tambah Modal di Logistik Pelayaran. Perusahaan logistik PT Dewata Freight International Tbk (DEAL) berencana menerbitkan 280 juta saham baru atau 20% dari modal ditempatkan dan disetor lewat penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Dana rights issue ini akan dipakai mengakuisisi 51% saham PT Atlas Dayana Kapital. (Kontan)

BRI Segera Beli Lagi Satelit. Kontribusi satelit sangat besar terhadap kinerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Oleh karena itu, bank dengan aset dan laba terbesar di Indonesia ini segera membeli lagi satelit baru untuk menambah kapasitas dalam jangka panjang. (Investor Daily)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top