Kinerja Reksa Dana: Sepanjang Tahun Berjalan, Pendapatan Tetap Paling Kuat

Kinerja indeks reksa dana pendapatan tetap kembali perkasa sepekan sebelum lebaran secara year-to-date (ytd), mencetak imbal hasil tertinggi dibandingkan indeks reksa dana lainnya.
Dwi Nicken Tari
Dwi Nicken Tari - Bisnis.com 12 Juni 2019  |  08:23 WIB
Kinerja Reksa Dana: Sepanjang Tahun Berjalan, Pendapatan Tetap Paling Kuat
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Kinerja indeks reksa dana pendapatan tetap kembali perkasa sepekan sebelum lebaran secara year-to-date (ytd), mencetak imbal hasil tertinggi dibandingkan indeks reksa dana lainnya.

Berdasarkan data Infovesta Utama per 31 Mei 2019, kinerja indeks reksa dana pendapatan tetap yang tercermin dalam Infovesta Fixed Income Fund Index tercatat 2,75% sepanjang tahun berjalan.

Menyusul kinerja indeks reksa dana pasar uang yang tercermin dalam Infovesta Morney Market Fund Index sebesar 2,15%.

Sementara itu, kinerja indeks reksa dana campuran yang tercermin dalam Infovesta Balanced Fund Index tercatat 0,94%.

Adapun, kinerja indeks reksa dana saham masih mencatatkan kinerja negatif sepanjang tahun berjalan sebesar -3,47%, jauh di bawah indeks acuannya IHSG yang berkinerja 0,24% ytd.

Namun demikian, secara mingguan pada periode sebelum libur Lebaran, seluruh indeks reksa dana mencetak kinerja yang positif.

Kinerja indeks reksa dana saham menjadi yang tertinggi sebesar 1,64%. Masih reksa dana berbasis saham, indeks reksa dana campuran berada di bawahnya sebesar 1,21%.

Sementara itu, kinerja indeks reksa dana pendapatan tetap tercatat 0,20% dan kinerja indeks reksa dana pasar uang sebesar 0,08%.

Infovesta menilai, penguatan IHSG selama sepekan sebelum libur Lebaran menjadi katalis positif bagi reksa dana dengan aset dasar saham.

“[Kinerja positif IHSG membuat] kinerja indeks reksa dana berbasis saham turut mencetak kinerja mingguan yang positif,” mengutip riset Infovesta, seperti dikutip pada Rabu (12/6/2019).

Adapun IHSG mengalami penguatan sebesar 2,50% pada periode 24 Mei 2019 — 31 Mei 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Obligasi, reksa dana

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup