Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu (12/06/2019)

Pergerakan IHSG hari ini, Rabu (12/06/2019) diproyeksikan melemah karena beberapa sentimen negatif.
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu (12/06/2019) Aprianto Cahyo Nugroho dan Renat Sofie Andriani | 12 Juni 2019 16:04 WIB
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Rabu (12/06/2019)
Pengunjung berjalan di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (10/6/2019). - Bisnis/Triawanda Tirta Aditya

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah pada awal perdagangan har ini, Rabu (12/6/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan IHSG terpantau melemah 0,33 persen atau 21,02 poin ke level 6.284,97 pada pukul 09.18 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,57 persen atau 35,64 poin di level 6.270,35.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.266,17 – 6.285,37. Adapun pada perdagangan kemarin, Selasa (11/6), IHSG ditutup menguat 0,26 persen atau 16,38 poin di level 6.305,99.

Dari 633 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, 105 saham di antaranya menguat, sedangkan 104 saham melemah, dan 425 saham lainnya stagnan.

Berikut pergerakan IHSG sepanjang hari ini: 

12 Juni 2019 16:09 WIB

Pukul 16.00 WIB: IHSG Ditutup Turun 0,47 Persen

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir turun 0,47 persen atau 29,81 poin di level 6.276,18 pada perdagangan hari ini.

12 Juni 2019 15:38 WIB

Pukul 15.29 WIB: Jelang Tutup Dagang, IHSG Melemah 0,65 Persen

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,65 persen atau 41,26 poin ke level 6.264,73 menjelang penutupan perdagangan hari ini.

Sebanyak delapan dari sembilan sektor bergerak di zona merah, dipimpin sektor tambang yang melemah 1,67 persen.

12 Juni 2019 13:47 WIB

Pukul 13.34 WIB: IHSG Melemah 0,49 Persen pada Awal Sesi II

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,49 persen atau 31,02 poin ke level 6.274,97.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.266,17-6.296,82.

12 Juni 2019 12:13 WIB

Pukul 12.00 WIB: IHSG Melemah 0,56 Persen pada Akhir Sesi I

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,56 persen atau 35,30 poin ke level 6.270,69.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.266,17-6.296,82.

12 Juni 2019 11:47 WIB

Pukul 11.36 WIB: Jelang Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,5 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,5 persen atau 31,36 poin ke level 6.274,63.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.266,17-6.296,82.

12 Juni 2019 10:23 WIB

Pukul 10.10 WIB: IHSG Melemah 0,3 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) melemah 0,3 persen atau 18,64 poin ke level 6.287,35.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.266,17-6.296,82.

12 Juni 2019 09:11 WIB

Pukul 08.55 WIB: IHSG Dibuka Melemah 0,57 Persen

Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,5 7 persen atau 35,64 poin ke level 6.270,35.

Sementara itu, pergerakan bursa saham lainnya di Asia cenderung variatif, di antaranya indeks Topix yang melemah 0,14 persen, indeks Nikkei 225 menguat 0,01 persen, dan indeks Hang Seng yang melemah 1,23 persen.

Pergerakan IHSG hari ini, Rabu (12/06/2019) diproyeksikan melemah karena beberapa sentimen negatif.

Binaartha Sekuritas memproyeksi IHSG terancam terkoreksi dalam perdagangan hari ini, Rabu (13/06/2019).

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.270,837 hingga 6.235,683.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.325,573 hingga 6.345,155.

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Meskipun demikian, terlihat bahwa Stochastic dan RSI sudah menunjukkan overbought. 

Reliance Sekuritas memprediksi secara teknikal pergerakan IHSG kembali menguji resistance Moving Average 50 hari yang berada di kisaran level 6.300.

Pergerakan itu sebagai konfirmasi melanjutkan penguatannya hingga target bearish trend line yang berada pada di level 6.400.

Meskipun demikian phase distribusi atau profit taking membayangi melihat gap up yang terjadi cukup signifikan dengan kondisi momentum secara RSI maupun Stochastic yang cukup tinggi dan mulai menjenuh.

Tag : IHSG
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top