Wall Street Menguat, Indeks Dow Jones Cetak Reli Kenaikan Terpanjang

Bursa saham Wall Street Amerika Serikat (AS) memperpanjang penguatannya pada akhir perdagangan Senin (10/6/2019), dengan indeks Dow Jones mencatat rentetan kenaikan terpanjangnya dalam 13 bulan setelah pemerintah AS membatalkan rencana untuk mengenakan tarif pada barang-barang Meksiko.
Wall Street Menguat, Indeks Dow Jones Cetak Reli Kenaikan Terpanjang Renat Sofie Andriani | 11 Juni 2019 06:44 WIB
Wall Street Menguat, Indeks Dow Jones Cetak Reli Kenaikan Terpanjang
Bursa Wallstreet - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) memperpanjang penguatannya pada akhir perdagangan Senin (10/6/2019), dengan indeks Dow Jones mencatat rentetan kenaikan terpanjangnya dalam 13 bulan setelah pemerintah AS membatalkan rencana untuk mengenakan tarif pada barang-barang Meksiko.

Berdasarkan data Reuters, indeks S&P 500 ditutup menguat 0,47 persen atau 13,39 poin di level 2.886,73, indeks Nasdaq Composite menanjak 1,05 persen atau 81,07 poin ke level 7.823,17, sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average berakhir naik 0,3 persen atau 78,74 poin di level 26.062,68.

Indeks Dow Jones membukukan kenaikan untuk enam sesi berturut-turut, rangkaian kenaikan terpanjangnya sejak Mei 2018.

Pada Jumat (7/6/2019), Meksiko setuju untuk meningkatkan upaya membendung aliran imigran Amerika Tengah setelah pemerintahan Presiden Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif impor 5 persen untuk semua barang Meksiko mulai Senin (10/6/2019).

Menurut sejumlah pakar strategi, berita perdagangan mengenai Meksiko itu memberi sentimen positif pada investor. Tapi mereka mencatat ketiga indeks utama tersebut mengakhiri sesi jauh dari level tertingginya pada Senin dan khawatir investor mungkin lebih bergantung pada harapan ketimbang kenyataan.

"Semua itu adalah rally bantuan bahwa kita tidak melihat pengenaan tarif terhadap Meksiko,” ujar Paul Nolte, manajer portofolio di Kingsview Asset Management di Chicago, seperti dikutip dari Reuters.

Perang perdagangan antara AS dan China sendiri masih terus berlangsung, dan investor mungkin terlalu optimistis bahwa bank sentral AS Federal Reserve akan melakukan penyelamatan dengan langkah pemangkasan suku bunga,” tambah Nolte.

Saham-saham telah rally sebagian karena optimisme bahwa The Fed akan menjadi lebih akomodatif untuk mengurangi dampak dari meningkatnya ketegangan perdagangan.

"Ada risiko bahwa pasar akan kecewa jika The Fed tidak mengisyaratkan penurunan suku bunga,” tutur Michael O'Rourke, kepala strategi pasar di JonesTrading di Greenwich, Connecticut.

Saham sejumlah produsen mobil AS., yang telah lama merakit kendaraan di Meksiko, diperdagangkan lebih tinggi, dengan saham General Motors Co naik 1,5 persen.

Adapun saham pembuat bir Corona, Constellation Brands, yang memiliki paparan signifikan di Meksiko, naik 1,9 persen.

Pergerakan Bursa Wall Street 10 Juni

Indeks

Level

Perubahan (persen)

Dow Jones

26.062,68

+0,3

S&P 500

2.886,73

+0,47

Nasdaq

7.823,17

+1,05

Sumber: Reuters

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wall street

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top