Minyak Mentah Menguat, Harga Batu Bara Masih Loyo

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak Juni 2019 ditutup anjlok 2,01 persen atau 1,65 poin di level US$80,50 per metrik ton.
Minyak Mentah Menguat, Harga Batu Bara Masih Loyo Aprianto Cahyo Nugroho | 21 Mei 2019 08:43 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Harga batu bara di bursa ICE Newcastle kembali berakhir melemah pada perdagangan kemarin, Senin (20/5/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, harga batu bara di bursa ICE Newcastle untuk kontrak Juni 2019 ditutup anjlok 2,01 persen atau 1,65 poin di level US$80,50 per metrik ton.

Sementara itu, hrga batu bara untuk kontrak Juli 2019 memperpanjang pelemahannya untuk hari kedelapan sebesar 2,05 persen atau 1,70 poin di posisi US$81,05.

Di bursa ICE Rotterdam, harga batu bara untuk kontrak teraktif Januari 2020 ditutup merosot 2,35 persen atau 1,6 poin ke level US$66,50 per metrik ton.

Di sisi lain, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) menguat pada akhir perdagangan Senin, didorong isyarat perpanjangan upaya pengurangan produksi oleh produsen minyak mentah dunia.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Juni 2019 ditutup naik 34 sen di level US$63,10 per barel di New York Mercantile Exchange. WTI untuk kontrak yang lebih aktif Juli juga naik 0,5 persen dan berakhir di level 63,21.

Meski demikian, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli 2019 turun 24 sen dan ditutup di level US$71,97 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London.

Untuk saat ini, sinyal penawaran dan permintaan pada investor mendapat dorongan setelah Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih mengindikasikan koalisi OPEC+ akan bertahan dengan langkah pembatasan produksi minyak.

Namun, berlanjutnya ketegangan perdagangan antara pemerintah AS dan China tetap membatasi penguatan minyak. Harga minyak Brent yang menjadi acuan global harus berakhir di posisi lebih rendah setelah berfluktuasi sepanjang sesi.

“Anda melihat pengaruh yang saling bertentangan di pasar dan pergerakan harga hari ini cukup mengindikasikan hal itu,” ujar Tyler Richey, co-editor di Sevens Report Research, Florida.

“Sentimen dari OPEC positif, meskipun belum tentu akan ada perubahan besar terhadap ekspektasi, dan risiko perang dagang jelas menjadi kabar negatif,” lanjutnya.

 

Pergerakan harga batu bara kontrak Juni 2019 di bursa Newcastle
TanggalUS$/MT

20 Mei

80,50

(-2,01 persen)

17 Mei

82,15

(0 persen)

16 Mei

82,15

(-2,14 persen)

15 Mei

83,95

(-1,00 persen)

14 Mei

84,80

(-0,64 persen)

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
harga batu bara

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top