Ringkasan Perdagangan 17 Mei: IHSG Melemah di Hari Kelima, Rupiah Menguat Tipis

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada akhir perdagangan hari kelima hari ini, Jumat (17/5/2019) seiring dengan pelemahan bursa Asia.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 18 Mei 2019  |  06:12 WIB
Ringkasan Perdagangan 17 Mei: IHSG Melemah di Hari Kelima, Rupiah Menguat Tipis
Rupiah dan IHSG

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada akhir perdagangan hari kelima hari ini, Jumat (17/5/2019) seiring dengan pelemahan bursa Asia.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah hari ini mampu ditutup menguat meskipun tipis. Adapun pergerakan sejumlah komoditas cenderung variatif.

Berikut adalah ringkasan perdagangan di pasar saham, mata uang, dan komoditas yang dirangkum Bisnis.com hari ini:

IHSG Melemah di Hari Kelima, Ini Sentimen Penekannya

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 1,17 persen atau 68,87 poin ke level 5.826,87, meskipun sempat dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,59 persen atau 34,53 poin ke level 5.930,27.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.826,87 – 5.936,97. Tujuh dari sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, didorong oleh sektor finansial yang melemah 1,76 persen, disusul sektor infrastruktur yang melemah 1,58 persen.

Di sisi lain, sektor pertanian dan tambang yang masing-masing menguat 0,55 persen dan 0,35 persen menahan laju pelemahan IHSG lebih lanjut.

Dari 632 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 160 saham menguat, 247 saham melemah, dan 226 saham stagnan.

Rupiah Ditutup Menguat Tipis

Nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 2 poin atau 0,01 persen ke level Rp14.450 per dolar AS. Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp14.450 – Rp14.465 per dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS melemah 0,01 persen atau 0,008 poin ke level 97,847 pada pukul 15.54 WIB.

Media China Tambah Kekhawatiran Perang Dagang, Bursa Asia Melemah

Indeks MSCI Asia Pacific di luar Jepang kehilangan penguatan awal dan berbalik melemah 0,7 persen, meninggalkannya di posisi terendah dalam 15 pekan terakhir dan turun 2,6% untuk pekan ini.

Indekks Nikkei 225 Jepang berhasil menguat 0,89%, sementara indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0,59 persen ke level tertinggi 11 tahun karena harga komoditas yang lebih tinggi mendorong penambang.

Di sisi lain, indeks Shanghai Composite melemah 2,48 persen, sedangkan indeks CSI 300 merosot 2,54 persen, di tengah dampak yang tumbuh dari langkah Presiden Donald Trump untuk melarang Huawei Technologies membeli teknologi vital AS.

Investor Asing Catat Net Sell Rp789,29 Miliar

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai sekitar Rp789,29 miliar pada perdagangan hari ini.

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 1,04 miliar lembar saham senilai Rp2,17 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,12 miliar lembar saham senilai sekitar Rp2,96 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp7,19 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 14,76 miliar lembar saham.

Didorong Kekhawatiran Pasokan di China, Harga Karet Catat Penguatan Mingguan

Berdasarkan data Bloomberg, harga karet untuk kontrak teraktif Oktober 2019 di Tokyo Commodity Exchange (Tocom) ditutup melemah 0,3 poin atau 0,16 persen ke level 192,80 yen per kilogram (kg). Meskipun melemah, sepanjang pekan ini harga karet telah menguat hingga 2,94 persen.

Sebelumnya, harga karet dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,41 persen atau 0,8 poin ke level 193,90 yen per kg. Adapun pada perdagangan Kamis (16/5), harga karet ditutup melonjak 3,82 persen atau 7,1poin ke level 193,10.

Harga Emas Comex Menguat

Harga emas Comex untuk kontrak Juni 2019 terpantau menguat 0,9 poin atau 0,07 persen ke level US$1.287,10 per troy ounce.

Harga emas di Pegadaian hari ini, Jumat (17/5/2019), tidak banyak berubah dari harga yang dotetapkan kemarin. Harga emas Antam ukuran 0,5 gram dijual dengan harga Rp372.000. Untuk ukuran yang sama, emas cetakan UBS dijual lebih murah yaitu Rp371.000.

Emas ukuran 2 gram, Pegadaian menjualnya dengan harga Rp1,329 juta  untuk produk cetakan Antam, dan Rp1,319 juta untuk cetakan UBS.

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Gonjang Ganjing Rupiah, Harga Emas Hari Ini, Indeks BEI

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top