Jakarta Islamic Indeks Ditutup Melemah 1,35 Persen, TLKM & INTP Penekan Utama

JII ditutup melemah 1,35 persen atau 8,31 poin ke level 607,42 pada akhir perdagangan level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (16/5), JII berakhir merosot 1,86 persen atau 11,69 poin di level 615,74.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 17 Mei 2019  |  17:51 WIB
Jakarta Islamic Indeks Ditutup Melemah 1,35 Persen, TLKM & INTP Penekan Utama
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), melanjutkan pelemahannya pelemahannya pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (17/5/2019).

JII ditutup melemah 1,35 persen atau 8,31 poin ke level 607,42 pada akhir perdagangan level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Kamis (16/5), JII berakhir merosot 1,86 persen atau 11,69 poin di level 615,74.

Indeks syariah sempat rebound ke zona hijau dengan dibuka menguat 0,73 persen atau 4,47 poin di posisi 620,2 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 607,42-621,43.

Sebanyak 7 saham menguat, 21 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan pada akhir sesi perdagangan hari ini.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) yang masing-masing turun 2,5 persen dan 4,69 persen menjadi penekan utama pelemahan JII hari ini.

Sejalan dengan JII, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan ini di zona merah setelah ditutup melemah pada akhir perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 1,17 persen atau 68,87 poin ke level 5.826,87, meskipun sempat dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,59 persen atau 34,53 poin ke level 5.930,27.

IHSG melanjutkan pelemahan di hari kelima, setelah pada pada perdagangan Kamis (16/5), IHSG ditutup melemah 1,42 di level 5.895,74. Sejak awal pekan, IHSG tercatat melemah hingga  6,2 persen.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 5.826,87 – 5.936,97.

Tujuh dari sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, didorong oleh sektor finansial yang melemah 1,76 persen, disusul sektor infrastruktur yang melemah 1,58 persen.

Di sisi lain, sektor pertanian dan tambang yang masing-masing menguat 0,55 persen dan 0,35 persen menahan laju pelemahan IHSG lebih lanjut.

Dari 632 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 160 saham menguat, 247 saham melemah, dan 226 saham stagnan.

Saham-saham indeks syariah yang melemah:
SahamPerubahan (persen)

TLKM

-2,50

INTP

-4,69

ASII

-1,11

ICBP

-2,11

KLBF

-0,93

Saham-saham indeks syariah yang menguat:
SahamPerubahan (persen)

WIKA

+4,32

BRPT

+0,82

ADRO

+1,29

PTPP

+3,77

INDY

+3,85

Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Indeks Syariah

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top