Kinerja Asia Pacific Fibers (POLY) Tertekan di Kuartal I/2019, Ini Strategi Perseroan

Emiten tekstil dan garmen, PT Asia Pacific Fibers Tbk. fokus pada produk bernilai tambah untuk memoles kinerja yang sempat tertekan pada kuartal I/2019 karena impor bahan baku dari China. 
Azizah Nur Alfi | 15 Mei 2019 05:49 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten tekstil dan garmen, PT Asia Pacific Fibers Tbk. fokus pada produk bernilai tambah untuk memoles kinerja yang sempat tertekan pada kuartal I/2019 karena impor bahan baku dari China. 

Pada kuartal I/2019, penjualan POLY tertekan 3,99% menjadi US$113,58 juta. Laba bersih juga tertekan 139,47% menjadi US$1,20 juta pada periode yang sama. 

Assistant President Director Asia Pacific Fibers Prama Yudha Amdan mengatakan, kinerja yang tertekan pada kuartal I/2019 seiring dengan pasar di industri hulu yang lesu akibat banjir impor dari China. Memasuki kuartal II/2019, perseroan juga belum merasakan kenaikan permintaan memasuki periode Ramadan dan Lebaran. 

Emiten dengan kode saham POLY ini mencatat, secara umum kenaikan penjualan selama periode Ramadan dan Lebaran mencapai 20%-30%. Permintaan yang meningkat biasanya terjadi sebulan memasuki Ramadan. 

"Tidak ada permintaan yang signifikan di Ramadan ini. Kenaikannya sama seperti bulan normal lainnya," katanya, Selasa (14/5/2019).

Meski demikian, perseroan optimistis dapat mencapai target penjualan sebesar US$506 juta pada 2019 atau tumbuh 6,48% secara tahunan. Optimisme ini sejalan dengan strategi perseroan menyiapkan produk bernilai tambah, di samping perlu ada revisi Permendag 64/2017. 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, pt asia pacific fibers tbk

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup