5 Berita Populer Market, Menanti WSKT Kembali Tembus Rp2.000 dan Ini Analisis Rendahnya Penyerapan Pemerintah di Lelang SBSN

Kabar saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. yang masih direkomendasikan sejumlah analis meski terjadi penurunan laba bersih yang mencapai 52,89% secara tahunan pada kuartal I/2019, jadi berita terpopuler kanal Market sore ini, Rabu (15/5/2019).
Oliv Grenisia | 15 Mei 2019 18:40 WIB
Direksi Waskita Karya menggelar konferensi pers usai RUPST kinerja 2018 di Jakarta, Kamis (9/5/2019). - Bisnis/M. Nurhadi Pratomo

1. Rekomendasi Saham : Menanti Waskita Karya (WSKT) Kembali Tembus Rp2.000

Di tengah penurunan laba bersih yang mencapai 52,89% secara tahunan pada kuartal I/2019, saham PT Waskita Karya (Persero) Tbk. masih direkomendasikan sejumlah analis.

Mampukah laju saham kontraktor pelat merah itu kembali lewati level Rp2.000? Baca selengkapnya di sini

2. Lelang SBSN 14 Mei : Penyerapan Pemerintah Rendah, Ini Kata Para Analis

Investor mengantisipasi risiko dengan lebih banyak masuk ke dalam penawaran SBSN bertenor pendek pada lelang SBSN Selasa (14/5/2019).

Di sisi lain, pemerintah juga menyerap lebih rendah nominal lelang SBSN senilai Rp5,15 triliun dari target Rp8 triliun. Baca selengkapnya di sini

3. OPEC Proyeksikan Permintaan Minyak Lebih Tinggi Tahun ini

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (Organization of the Petroleum Exporting Countries/OPEC) memperkirakan, permintaan minyak dunia akan lebih tinggi pada tahun ini di luar ekspektasi.

Hal itu seiring dengan pertumbuhan pasokan minyak dari kompetitor, termasuk produsen minyak serpih Amerika Serikat yang melambat. Baca selengkapnya di sini

4. Saham Emiten Perbankan Rontok, BRAM Anjlok Nyaris 20 Persen

Sejumlah saham emiten perbankan menjadi penekan utama pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Rabu (15/5/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG melorot 1,01 persen atau 61,35 poin ke level 6.009,85 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Baca selengkapnya di sini

5. Pasar Fluktuatif, Ini Saran Bagi Calon Emiten

Sentimen perang dagang cenderung membuat kondisi pasar modal Indonesia cukup fluktuatif. Hal tersebut kembali menjadi pertimbangan pelaku pasar untuk mencari dana dari pasar modal.

Presiden Direktur BCA Sekuritas Mardy Susanto mengungkapkan, perseroan telah mengantongi beberapa calon emiten. Baca selengkapnya di sini

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
berita populer

Editor : Surya Rianto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup