Binaartha Sekuritas : IHSG Berpotensi Rebound Setelah Terpuruk

Binaartha Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi rebound setelah terpuruk ke level terendahnya sejak akhir November tahun lalu.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 15 Mei 2019  |  06:01 WIB
Binaartha Sekuritas : IHSG Berpotensi Rebound Setelah Terpuruk
Pekerja melintasi layar monitor bursa saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (16/4/2019)./ANTARA FOTO - Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA - Binaartha Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi rebound setelah terpuruk ke level terendahnya sejak akhir November tahun lalu.

Analis Muhammad Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG akan berada di support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.036,184 hingga 6.001,165.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.103,655 hingga 6.136,108.

Berdasarkan indikator, MACD masih berada di area negatif. Meskipun demikian, terlihat bahwa Stochastic dan RSI sudah menunjukkan oversold. Di sisi lain, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi rebound pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.

*BMRI, Daily (7450) (RoE: 14.53%; PER: 11.90x; EPS: 626.24; PBV: 1.73x; Beta: 1.39):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 7400 – 7500, dengan target harga secara bertahap di level 7725, 7900, 8050 dan 8650. Support: 7150.

*ELSA, Daily (346) (RoE: 8.84%; PER: 8.33x; EPS: 41.56; PBV: 0.74x; Beta: 0.45):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 350 – 358, dengan target harga secara bertahap di level 362, 378, 416 dan 454. Support: 340, 330 & 320.

*INDF, Daily (6375) (RoE: 8.35%; PER: 13.68x; EPS: 473.42; PBV: 1.14x; Beta: 1.19):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola long white opening marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level level 6150 – 6375, dengan target harga secara bertahap di level 6500, 6775, 7400 dan 8050. Support: 5975.

*TLKM, Daily (3760) (RoE: 19.06%; PER: 14.97x; EPS: 251.24; PBV: 2.85x; Beta: 0.6):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 3720 – 3770, dengan target harga secara bertahap di level 3880, 4200 dan 4510. Support: 3640.

*UNTR, Daily (25525) (RoE: 19.68%; PER: 7.84x; EPS: 3300.16; PBV: 1.56x; Beta: 0.75):* Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 25450 – 25550, dengan target harga secara bertahap di 25825, 27375, 28925 dan 30500. Support: 24975 & 24250.

*UNVR, Daily (42850) (RoE: 67.42%; PER: 46.70x; EPS: 920.28; PBV: 31.61x; Beta: 0.77):* Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 42250 – 43000, dengan target harga secara bertahap di level 44050, 45450, 47225, 51400 dan 55550. Support: 42075 & 40875.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top