Respons Serangan Balasan China, Wall Street Memerah

Menteri Keuangan China hari ini, Senin (13/5/2019), mengumumkan rencana penerapan tarif senilai US$60 miliar atas produk-produk AS mulai 1 Juni. Total ada 5.140 produk yang akan dikenakan tarif impor.
Newswire | 13 Mei 2019 20:56 WIB
Aktivitas masyarakat terlihat di salah satu sudut pusat keuangan dunia, Wall Street di New York, Amerika Serikat - Bisnis/Stefanus Arief Setiaji

Bisnis.com, JAKARTA -- Sejumlah indeks utama di Wall Street turun hampir 2 persen, merespons serangan balasan China dalam perang dagang yang dihembuskan pemerintah Amerika Serikat.

Menteri Keuangan China hari ini, Senin (13/5/2019), mengumumkan rencana penerapan tarif senilai US$60 miliar atas produk-produk AS mulai 1 Juni. Total ada 5.140 produk yang akan dikenakan tarif impor.

Menurut analis National Securities Art Hogan, perang dagang saat ini berdampak mahal bagi ekonomi global, dan menciptakan tekanan bagi pasar modal.

"Setiap kenaikan tarif impor akan menurunkan ekonomi global dan jika ini menurunkan ekonomi global, maka pendapatan [perusahaan] juga turun, sehingga pasar akan menanggapinya," katanya di New York, seperti dilansir Reuters.

Berdasarkan data Bloomberg, Indeks Dow Jones Industrial Average turun -416.51 poin 1,61 persen ke 25.525,86 pada pukul 20:43 WIB dan secara bulanan telah anjlok 3,37 persen. Sementara itu, Indeks Nasdaq turun 163,95 poin atau 2,07 persen ke 7.752,99.

Sementara itu, sejumlah indeks saham Eropa juga turun pada perdagangan hari ini. Euro Stoxx 50 turun 1,17 persen ke 3.321,70 pada pukul 20:27 WIB. Adapun Dax Index mencatat penurunan 1,49 persen ke 11.880,58.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bursa as

Sumber : Reuters, Bloomberg

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup