Ditopang Data Positif CAD, IHSG Menguat di Akhir Pekan

Indeks harga saham gabungan (IHSG) mendarat di zona hijau pada akhir pekan ini, mengakhiri pelemahan selama dua hari berturut-turut sebelumnya. Adapun membaiknya data defisit neraca berjalan kuartal I/2019 dinilai menjadi katalis positif pada pergerakan indeks.
Dwi Nicken Tari | 10 Mei 2019 19:53 WIB
Karyawan melintas di depan layar pergerakan saham di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (29/4/2019)./ANTARA FOTO - Rivan Awal Lingga

Bisnis.com, JAKARTA—Indeks harga saham gabungan (IHSG) mendarat di zona hijau pada akhir pekan ini, mengakhiri pelemahan selama dua hari berturut-turut sebelumnya.

Adapun membaiknya data defisit neraca berjalan kuartal I/2019 dinilai menjadi katalis positif pada pergerakan indeks.

Pada akhir perdagangan Jumat (10/5/2019), IHSG ditutup menguat 0,17% menjadi 6.209. Kendati selama year-to-date indeks masih menguat 0,24%, selama sepekan IHSG telah tergerus 1,75%.

Selama perdagangan, IHSG sempat menyentuh level terendahnya di level 6.149.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menilai, penekan utama IHSG pada hari perdagangan Jumat (10/5/2019) disebabkan oleh sentimen eksternal.

Adapun, Presiden AS Donald Trump telah menaikkan tarif impor untuk produk asal China yang senilai US$200 miliar. Padahal, kedua negara masih dalam tahap perundingan untuk mencari jalan keluar perselisihan dagang.

“Meskipun negosiasi dagang antara AS dengan China masih berlangsung di Washington DC, Trump secara unilateral telah menaikkan tarif impor produk asal China menjadi 25% dari sebelumnya 10% dan hal itu turut memberikan tekanan pada pelemahan IHSG,” kata Nafan kepada Bisnis.com, Jumat (10/5/2019).

Meskipun demikian, komitmen pemerintah dalam meningkatkan investasi di tanah air dan mengurangi ketergantungan impor memberikan katalis positif bagi pergerakan indeks.

Adapun data Bank Indonesia menunjukkan defisit neraca berjalan pada kuartal I/2019 membaik menjadi 2,6% dari PDB atau US$7 miliar dari 3,6% pada kuartal sebelumnya.

“Membaiknya current account deficit kuartal I/2019 menjadi 2,6% dari PDB turut memberikan katalis positif bagi IHSG,” imbuh Nafan.
 

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup