IHSG Rebound, Aksi Jual Bersih Asing Tetap Ramai

Aksi jual bersih oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari ketiga berturut-turut, Jumat (10/5/2019).
Renat Sofie Andriani | 10 Mei 2019 18:59 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Aksi jual bersih oleh investor asing berlanjut pada perdagangan hari ketiga berturut-turut, Jumat (10/5/2019).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing membukukan aksi jual bersih atau net sell senilai sekitar Rp897,66 miliar pada perdagangan hari ini.

Investor asing membukukan aksi beli sekitar 805,02 juta lembar saham senilai Rp2,36 triliun. Adapun aksi jual oleh investor asing tercatat 1,11 miliar lembar saham senilai sekitar Rp3,26 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa hari ini mencapai sekitar Rp7,83 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 10,91 miliar lembar saham.

Kendati demikian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari pelemahannya dan kembali menembus level 6.200 pada akhir perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menanjak 0,17 persen atau 10,31 poin di level 6.209,12 dari level penutupan perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Kamis (9/5), IHSG berakhir melorot 1,14 persen atau 71,40 poin di level 6.198,8, penurunan hari kedua berturut-turut sekaligus level penutupan terendah sejak 2 Januari.

Indeks mulai bangkit dari pelemahannya itu dengan dibuka naik tipis 0,07 persen atau 4,30 poin di level 6.203,1 pagi tadi. Namun tak berapa lama kemudian pergerakannya berbalik ke zona merah dan melemah hingga ke kisaran level 6.150.

Menjelang akhir perdagangan, indeks berhasil kembali menghimpun staminanya hingga ditutup di zona hijau. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di level 6.149,22 – 6.232,66.

Tujuh dari sembilan sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin properti (+0,90 persen) dan industri dasar (+0,49 persen). Adapun sektor pertanian dan finansial masing turun 0,38 persen dan 0,20 persen.

Dari 631 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 212 saham menguat, 183 saham melemah, dan 236 saham stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk. (TPIA) yang masing-masing naik 2,67 persen dan 2,31 persen menjadi pendorong utama kenaikan IHSG.

Ringkasan perdagangan saham oleh investor asing

Tanggal

Total

Keterangan

10 Mei

Rp897,66 miliar

Net sell

9 Mei

Rp1,48 triliun

Net sell

8 Mei

Rp354,56 miliar

Net sell

7 Mei

Rp536,76 miliar

Net buy

6 Mei

Rp836,91 miliar

Net sell

3 Mei

Rp967,46 miliar

Net sell

2 Mei

Rp191,79 miliar

Net sell

30 April

Rp230,41 miliar

Net buy

29 April

Rp52,09 triliun

Net buy

26 April

Rp869,47 miliar

Net sell

Sumber: Bursa Efek Indonesia

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, transaksi saham

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup