ENRG Raih Pinjaman Rp808,23 Miliar

Emiten pertambangan minyak dan gas PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) meraih fasilitas pinjaman sebesar US$56,5 juta, atau sekitar Rp808,23 miliar.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 09 Mei 2019  |  01:36 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Emiten pertambangan minyak dan gas PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) meraih fasilitas pinjaman sebesar US$56,5 juta, atau sekitar Rp808,23 miliar.

Dalam surat kepada Bursa Efek Indonesia yang ditandatangani Direktur ENRG Syailendra S. Bakrie dan Amir Balfas, manajemen mengungkapkan perseroan telah melakukan perjanjian fasilitas pinjaman batu dengan Elektra Assets Ltd.

Total pinjaman senilai US$56,5 juta. Mengacu kepada kurs tengah BI pada Rabu (8/5/2019) senilai Rp14.305 per dolar AS, maka nilai pinjaman itu setara dengan Rp808,23 miliar.

“Pinjaman tersebut digunakan untuk membiayai kembali pinjaman jangka pendek yang jatuh tempo dari PST Finance Ltd.,” paparnya, Rabu (8/5/2019).

Perjanjian fasilitas pinjaman baru ini memiliki suku bunga sebesar 15% per tahun, dan akan jatuh tempo dalam 24 bulan ke depan. Transaksi pembiayaan kembali tersebut nantinya dapat menurunkan beban bunga perusahaan hingga 5% per tahun.

Transaksi pembiayaan kembali sebesar US$56,5 juta merupakan bagian upaya perseroan untuk mengoptimalkan struktur neraca keuangan. Ke depannya, ENRG akan mencari terobosan baru untuk menurunkan beban keuangan dan memperbaiki likuiditas.

Entitas Group Bakrie ini menegaskan, tarnsaksi dengan Elektra Assets bukan merupakan transaksi afiliasi, atau benturan kepentingan dengan pemegang saham.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Grup Bakrie

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top