Rekomendasi Kresna Sekuritas : Lakukan BoW di Saham PTBA & SoS di PTPP

Kresna Sekuritas merekomendasikan investor melakukan Buy on Weakness (BoW) terhadap saham PTBA dan Sell on Strength terhadap saham PTPP pada perdagangan Kamis (9/5/2019).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 09 Mei 2019  |  10:17 WIB
Rekomendasi Kresna Sekuritas : Lakukan BoW di Saham PTBA & SoS di PTPP
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Kresna Sekuritas merekomendasikan investor melakukan buy on weakness (BoW) terhadap saham PTBA dan sell on strength terhadap saham PTPP pada perdagangan Kamis (9/5/2019).

Dalam risetnya, tim analis Kresna Sekuritas menuliskan, indeks saham AS pada perdagangan kemarin ditutup flat (DJIA +0,01%, S&P500 -0,16%) yang disebabkan sikap investor yang masih menunggu kelanjutan perundingan dagang antara AS dan China.

Meskipun begitu, berdasarkan perkembangan terakhir, AS merencanakan untuk menaikkan tarif impor barang China dari 10% menjadi 25% atau setara dengan US$200 miliar. Kenaikan ini direncanakan akan mulai berlaku sejak Jumat ini.

Indeks saham Eropa pada perdagangan kemarin ditutup menguat, dengan indeks DAX yang naik 0.72% dan indeks FTSE100 naik 0,15%. Pasar Asia pagi ini dibuka lebih rendah, dengan indeks KOSPI yang turun 0,76% dan indeks NIKKEI turun 0.89%.

“Kami lihat sentimen regional secara keseluruhan adalah negatif untuk IHSG hari ini. Dari sisi teknikal, IHSG kami perkirakan bergerak melemah di rentang 6.200-6.250,” paparnya, Kamis (9/5/2019).

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) kemarin mengumumkan cadangan devisa April 2019 sebesar US$124,3 miliar, turun dibandingkan posisi Maret sebesar US$124,5 miliar.

Dari harian Bisnis Indonesia, Hutchison 3 Indonesia mengoperasikan 55,000 BTS dan 27,3% (15,000 BTS) nya masih 2G. Sementara itu, jaringan 2G di operator lain adalah: Indosat Ooredoo (ISAT: 22,423 – 29.9%, per 2018), XL Axiata (EXCL:  36,929 BTS – 30.2%), dan Telkomsel (50,305 BTS – 25,5%). (erp) Sumber: Bisnis Indonesia

Pendapat Kresna:
2G menjadi tidak efektif di dunia data, namun operator beralasan bahwa pengguna feature phone masih cukup banyak, sehingga memutuskan untuk mempertahankan jaringan 2G. Beberapa negara sudah mulai mematikan jaringan 2G, dan Smartfren (FREN) menjadi satu-satunya operator yang mengoperasikan jaringan 4G di Indonesia.

Kresna memiliki rating Buy untuk XL Axiata (Fair Value 4.000) dan Hold untuk TLKM (Fair Value di 3.700) dan ISAT (Fair Value di 2.570)

Berikut rekomendasi saham hari ini secara teknikal.
*PTBA. Buy on Weakness. 3040-3.400.* Candle spinning bottom dan spiking volume menjadi sinyal awal technical rebound di pullback market dengan target resisten di 3.600-3.700. Risiko: breakdown support 3.000-3.040 menjadi konfirmasi pola triple top. Stop loss di 2.950.

*PTPP. Sell on strength. 2.050-2.300.* Masih terjebak dalam tren turun jangka menengah dan berpotensi menguji support 1.950-2.000. Penguatan menjadi ruang untuk meningkatkan tekanan jual. Tren naik terjadi jika breakout 2.450. Risiko: bergerak menguat menguji resisten – reakumulasi jika breakout level 2.300.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rekomendasi saham, kresna securities

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top