Produsen Sari Roti (ROTI) Bagi Dividen Tunai Rp59,72 Miliar

Pemilik merek dagang Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. membagikan dividen tunai sebesar Rp59,72 miliar atau 35% dari laba bersih 2018. 
Produsen Sari Roti (ROTI) Bagi Dividen Tunai Rp59,72 Miliar Azizah Nur Alfi | 08 Mei 2019 14:10 WIB
Produsen Sari Roti (ROTI) Bagi Dividen Tunai Rp59,72 Miliar
PT Nippon Indosari Corpindo Tbk - sariroti.com

Bisnis.com, JAKARTA – Pemilik merek dagang Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk. membagikan dividen tunai sebesar Rp59,72 miliar atau 35% dari laba bersih 2018. 

Penetapan jumlah dividen ini diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2018 dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) 2019 yang digelar pada Rabu (8/5/2019). 

Sebagai informasi, emiten dengan kode saham ROTI ini mencetak laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp172,69 miliar pada 2018. "Dividen tunai dijadwalkan untuk dibagikan pada 31 Mei 2019," terang manajemen dalam keterangan resmi pada Rabu (8/5/2019). 

Selain penetapan dividen, RUPST juga menghasilkan beberapa keputusan di antaranya, menyetujui laporan tahunan direksi perseroan, termasuk laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perseroan, mengensahkan neraca dan perhitungan laba rugi perseroan untuk tahun buku 2018. 

Dalam RUPSLB, pemegang saham telah menyetujui perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum menjadi untuk rencana pengembangan fasilitas produsksi berupa pembangunan sekitar 4-6 pabrik baru di seluruh wilayah Indonesi, serta penambahan lini produksi di pabrik-pabrik yang ada sekarang. 

Berdasarkan laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum per 31 Desember 2018, perseroan memiliki sisa dana hasil penawaran umum sebesar Rp1,04 triliun atau 79% dari hasil bersih penawaran umum sebesar Rp1,31 triliun. 

Adapun, Rp271,88 miliar dana yang telah digunakan untuk penambahan pabrik baru, lini produksi, perawatan pemeliharaan dan fasilitas produksi. 

Sebagai informasi, perseroan baru saja menyelesaikan pembangunan Pabrik Batam dan beroperasi pada Desember 2018. Ini merupakan pabrik ke-11 di Indonesia. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kinerja emiten, nippon indosari corpindo

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top