Ini yang Buat Garuda Indonesia (GIAA) Yakin Mahata Bakal Bayar Utang

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. sangat yakin bahwa transaksinya dengan perusahaan rintisan PT Mahata Aero Teknologi dalam perjanjian kerja sama penyediaan layanan wifi akan berjalan mulus.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 08 Mei 2019  |  12:16 WIB
Ini yang Buat Garuda Indonesia (GIAA) Yakin Mahata Bakal Bayar Utang
Direktur Niaga PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) Pikri Ilham Kurniansyah (dari kiri), Direktur Keuangan & Manajemen Resiko Fuad Rizal, dan Direktur Kargo & Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal memberikan penjelasan saat paparan publik, di Tangerang, Banten, Rabu (24/4/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. sangat yakin bahwa transaksinya dengan perusahaan rintisan PT Mahata Aero Teknologi dalam perjanjian kerja sama penyediaan layanan wifi akan berjalan mulus.

Berdasarkan keterangan auditor yang mencantumkan transaksi tersebut ke dalam neraca laporan keuangan Garuda, perseroan yakin manfaat dari perjanjian kerja sama tersebut akan mengalir ke entitas.

Menurutnya, pihak auditor diberitahu oleh Manajemen Garuda Indonesia bahwa pada 2018, Mahata telah mendekati investor.

Selain itu, berdasarkan surat tertanggal 1 Maret 2019 dari Citilink ke Mahata, diperoleh informasi bahwa Mahata telah mendapatkan fasilitas pendanaan dari Well Vintage Dubai.

Mengutip dari dubaiforum.me, penyedia teknologi nirkabel Mahata Aero Teknologi mengumumkan pada Senin (8/4/2019) bahwa perusahaan rintisan tersebut telah telah mendapatkan kucuran dana senilai US$21 juta dari Well Vintage Enterprise FZE Dubai.

Mahata akan menggunakan dana tersebut untuk pembiayaan awal pada perangkat keras sistem penerbangan GX yang akan digunakan Garuda Indonesia Group.

Menurut keterangan resmi di laman websitenya, Well Vintage Enterprise merupakan perusahaan konsultan bisnis yang didirikan sejak 2007 lalu yang bermarkas di Singapura.

Perusahaan tersebut melayani kami meliputi, konsultasi keuangan, trade finance, pemberian modal, dan manajemen kekayaan.

Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah berkembang berkembang ke daerah lain dengan kantor saat ini di Singapura, Dubai-Uni Emirat Arab dan Perth-Australia.

Perusahaan tersebut telah menyelesaikan beberapa proyek dengan klien di Australia, Uni Emirat Arab, Singapura, Indonesia, Filipina, Thailand dan Kamboja.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
garuda indonesia, kinerja emiten

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top