Jakarta Islamic Index Tergelincir Saat IHSG Lanjutkan Penguatan

JII ditutup melemah 0,62 persen atau 4,31 poin ke level 687,96 pada akhir perdagangan dari level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Jumat (26/4), JII mampu mengakhiri pergerakannya di zona hijau dengan menguat 0,72 persen atau 4,94 poin di level 692,27.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 29 April 2019  |  18:01 WIB
Jakarta Islamic Index Tergelincir Saat IHSG Lanjutkan Penguatan
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), tak mampu mengekor penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin (29/4/2019).

JII ditutup melemah 0,62 persen atau 4,31 poin ke level 687,96 pada akhir perdagangan dari level penutupan sebelumnya. Pada perdagangan Jumat (26/4), JII mampu mengakhiri pergerakannya di zona hijau dengan menguat 0,72 persen atau 4,94 poin di level 692,27.

Indeks syariah tersebut mulai tergelincir dari penguatannya dengan dibuka turun 4,24 poin atau 0,61 persen di posisi 688,03. Sepanjang perdagangan hari ini, JII bergerak di level 682,32-689,90.

Sebanyak 15 saham menguat, 13 saham melemah, dan 2 saham stagnan dari 30 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang masing-masing turun 2,67 persen dan 2,36 persen menjadi penekan utama pelemahan JII hari ini.

Berbanding terbalik dengan JII, IHSG ditutup menguat 0,39 persen atau 24,81 poin di level 6.425,89 dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Adapun pada perdagangan Jumat (26/4), IHSG ditutup menguat 0,44 persen atau 28,29 poin di level 6.401,08.

Sebelum berbalik ke zona hijau, indeks sempat dibuka melemah 0,2 persen atau 12,70 poin ke di posisi 6.388,38. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.376,70 – 6.428,34.

Tujuh dari sembilan sektor berakhir di wilayah positif, dipimpin sektor konsumer yang menguat 0,87 persen, disusul sektor properti yang menguat 0,82 persen. Adapun sektor aneka industri dan industri dasar melemah masing-masing 0,55 persen dan 0,17 persen.

Dari 632 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 227 saham menguat, 179 saham melemah, dan 226 saham stagnan.

Saham-saham indeks syariah yang melemah:

Saham

Perubahan (persen)

BRPT

2,67

UNTR

2,36

PTBA

1,74

PGAS

1,69

ITMG

1,60

Saham-saham indeks syariah yang menguat:

TitleTitle

Saham

Perubahan (persen)

WIKA

5,11

SCMA

3,79

PTPP

2,49

ADRO

1,94

AKRA

1,56

 Sumber: Bloomberg

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, indeks syariah

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top