IHSG Bergerak Melemah di Awal Perdagangan, Level Support Diuji

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG terpantau melemah 0,21 persen atau 13,11 poin ke level 6.359,68 pada pukul 09.23 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,36 persen atau 13,11 poin di level 6.359,68.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 April 2019  |  09:51 WIB
IHSG Bergerak Melemah di Awal Perdagangan, Level Support Diuji
Karyawan melintas di dekat papan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Rabu (23/1/2019). - Bisnis/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada awal perdagangan hari ini, Jumat (26/4/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG terpantau melemah 0,21 persen atau 13,11 poin ke level 6.359,68 pada pukul 09.23 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,36 persen atau 13,11 poin di level 6.359,68.

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.321,66 – 6.359,74. Adapun pada perdagangan Kamis (25/4), IHSG ditutup melemah 1,16 persen atau 75,09 poin di level 6.372,79.

Enam dari sembilan sektor bergerak di zona merah pagi ini, didorong oleh sektor finansial yang melemah 0,58 persen, disusul sektor properti dengan pelemahan 0,52 persen.

Di sisi lain, tiga sektor menguat dan membatasi pelemahan IHSG hari ini, dipimpin oleh sektor industri dasar yang menguat 0,34 persen.

Dari 632 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, 67 saham di antaranya menguat, sedangkan 163 saham melemah, dan 402 saham lainnya stagnan.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan yang masing-masing melemah 2,54 persen dan 1,72 persen menjadi penekan utama pelemahan IHSG pagi ini.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis27 melemah 0,24 persen atau 1,37 poin ke level 556,88, setelah dibuka di zona merah dengan pelemahan 0,6 persen atau 3,35 poin ke level 554,90.

Analis PT Erdikha Elit Sekuritas Edo Ardiansyah mengatakan bahwa indeks pada perdagangan kemarin ditutup melemah di zona merah dengan membentuk trend gap down dengan pola candle bearish kicker disertai dengan adanya volume.

“Pelemahan IHSG didorong seiring dengan pengumuman hasil rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia yang memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuan di level 6%. Sehingga membuat beberapa sektor menjadi pemberat utama IHSG di antaranya sektor industri dasar (1,71%), perkebunan (1,46%) dan aneka industri (1,41%),” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis malam.

Ado mengatakan bahwa indikator stochastic bergerak turun ke areal oversold. “Sehingga Indeks pada hari ini di perkirakan bergerak lanjut koreksi menguji level support jangka menengah 6351 dan diperdagangkan pada range 6340-6446,” sebutnya.  

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top