AKSI EMITEN 26 APRIL: ASII Siapkan Capex Rp30 Triliun, INDY Pacu Diversifikasi

Berita mengenai anggaran belanja modal PT Astra International TBk serta diversifikasi uasaha PT Indika Energy Tbk menjadi topik utama pemberitaan media massa hari ini, Jumat (26/4/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 26 April 2019  |  09:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai anggaran belanja modal PT Astra International TBk serta diversifikasi uasaha PT Indika Energy Tbk menjadi topik utama pemberitaan media massa hari ini, Jumat (26/4/2019).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

ASII Siapkan Capex Rp30 Triliun. PT Astra International Tbk. mengganggarkan belanja modal sebesar Rp30 triliun pada 2019. Sekitar 50% dari alokasi capital expenditure itu akan dikucurkan untuk segmen alat berat, pertambangan, konstruksi, dan energi. (Bisnis Indonesia)

INDY Pacu Diversifikasi. PT Indika Energy Tbk. tengah mengembangkan diversifikasi usaha dengan melakukan investasi pada bisnis tambang emas dan penyimpanan bahan bakar minyak atau fuel storage (Bisnis Indonesia)

SIDO Genjot Ekspor. Emiten farmasi dan jamu tradisional, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. berupaya mendorong penjualan ekspor yang memicu kenaikan biaya iklan dan promosi sebesar 44,77% menjadi Rp47,57 miliar pada kuartal I/2019. (Bisnis Indonesia)

Laba UNVR Menciut. Di tengah sinyal pemulihan daya beli domestik, kinerja PT Unilever Indonesia Tbk. pada kuartal I/2019 justru mengalami koreksi. Penjualan perseroan tercatat turun tipis 0,76% dan laba bersih menyusut 4,37% secara tahunan. (Bisnis Indonesia)

MYOH Incar Pendapatan US$280 Juta. Emiten kontraktor jasa pertambangan batu bara, PT Samindo Resources Tbk. mengincar pendapatan sebesar US$280 juta pada 2019, naik 16,13% dari realisasi tahun lalu sebesar US$241,11 juta. (Bisnis Indonesia)

Astra International Ekspansi Rp30 T. PT Astra International tbk (ASII) mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp30 triliun pada tahun ini. Nilai capex berpeluang naik jika terdapat aksi akuisisi di sektor infrastruktur dan pertambangan. (Investor Daily)

Bukit Asam bagikan Dividen Rp3,76 Triliun. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memutuskan pembagian dividen tahun buku 2018 senilai Rp3,76 triliun atau setara dengan Rp326 per saham. Angka tersebut setara dengan 75 persen dari total laba bersih tahun lalu. (Investor Daily)

Nilai Pasar Saham BCA Bisa Menggusur DBS. Kinerja perbankan di Tanah Air pada kuartal I-2019 yang positif mendorong harga saham emiten perbankan di bursa saham. Berdasarkan data Bloomberg, Kamis (25/4), tiga bank lokal berhasil menduduki posisi 10 besar bank terbesar di Asia Tenggara berdasarkan nilai kapitalisasi pasar. (Kontan)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup