JII Melemah Lebih dari 1 Persen, Kamis Pagi 25 April

JII terpantau melemah 1,15 persen atau 8,07 poin ke level 692,27 pada pukul 10.34 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,51 persen atau 3,54 poin di posisi 696,80.
Aprianto Cahyo Nugroho | 25 April 2019 10:50 WIB
Ilustrasi - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham syariah, Jakarta Islamic Index (JII), melemah lebih dari 1 persen pada perdagangan pagi ini, Kamis (25/4/2019).

JII terpantau melemah 1,15 persen atau 8,07 poin ke level 692,27 pada pukul 10.34 WIB, setelah dibuka dengan pelemahan 0,51 persen atau 3,54 poin di posisi 696,80.

Sepanjang perdagangan pagi ini, JII bergerak di level 691,76-698,08. Adapun pada perdagangan Rabu (24/4), JII ditutup melemah 0,49 persen atau 3,43 poin ke level 700,34.

Sebanyak 4 saham menguat, 22 saham melemah, dan 4 saham lainnya stagnan dari 30 saham syariah yang diperdagangkan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Astra International Tbk (ASII) yang masing-masing melemah 2,11 persen dan 1,31 persen menjadi penekan utama pelemahan JII pagi ini.

Sejalan dengan JII, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga bergerak melemah pada perdagangan pagi ini.

Pada pukul 10.35 WIB, IHSG melemah 0,73 persen atau 46,94 pon ke level 6.400,94, setelah dibuka dengan pelemahan 0,37 persen atau 24,05 poin di level 6.423,84.

Adapun pada perdagangan Rabu (24/4), IHSG ditutup melemah 0,23 persen atau 14,94 poin di level 6.447,88. Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di level 6.399,11 – 6.431,59.

Sebanyak 128  saham bergerak menguat, 209 saham bergerak melemah, dan 295 saham stagnan dari 632 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

 

Saham-saham syariah yang melemah pagi ini (pukul 10.35 WIB):

Kode

Pelemahan (persen)

UNVR

-2,11

BBRI

-0,91

ASII

-1,31

GGRM

-2,48

BBNI

-2,04

 

Saham-saham syariah yang menguat pagi ini:

Kode

Kenaikan (persen)

BDMN

+1,82

FREN

+2,03

BRPT

+0,73

SIDO

+3,61

MNCN

+3,91

 Sumber: Bloomberg

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
indeks syariah

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup