Kresna Sekuritas : Coba Spekulasi Beli Saham Berkapitalisasi Besar Ini

Kresna Sekuritas merekomendasikan investor melakukan aksi spekulasi beli terhadap saham berkapitalisasi besar seperti TLKM dan UNTR pada hari ini, Selasa (23/4/2019).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 23 April 2019  |  09:28 WIB
Kresna Sekuritas : Coba Spekulasi Beli Saham Berkapitalisasi Besar Ini
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Kresna Sekuritas merekomendasikan investor melakukan aksi spekulasi beli terhadap saham berkapitalisasi besar seperti TLKM dan UNTR pada hari ini, Selasa (23/4/2019).

Dalam riset hariannya, tim analis Kresna Sekuritas menuliskan, indeks saham AS pada perdagangan kemarin ditutup flat (DJIA -0,18%, S&P500 +0,10%), mengantisipasi keluarnya kinerja keuangan 1Q19. Diperkirakan emiten-emiten besar seperti Coca Cola, P&G, United Technologies, Twitter dan Ebay akan merilis kinerja keuangannya di minggu ini.

Indeks saham Eropa kemarin dututup, tidak ada perdagangan. Sementara itu di regional, pasar Asia pagi ini dibuka flat dengan indeks NIKKEI turun 0.11% dan indeks KOSPI turun 0,03%.

“Kami lihat sentimen regional secara keseluruhan adalah flat untuk IHSG hari ini. Dari sisi teknikal, IHSG kami perkirakan bergerak di rentang 6.480-6.550,” paparnya, Selasa (23/4/2019)

Dari dalam negeri, hari ini akan dilaksanakan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2019. Target indikatif sebesar Rp15T sedangkan target maksimal sebesar Rp30T.

Berikut rekomendasi saham pilihan hari ini:

*TLKM 3780. Speculative Buy.* Estimasi rentang 3740-3860. Indikator stochastic yang oversold berpotensi membuatnya rebound untuk menguji 3860-3910 kembali. Support 3740. (ryh)

*UNTR 26075. Speculative Buy.* Estimasi rentang 25950-26425. Pergerakan bisa lebih positif apabila dapat breakout resisten 26425 untuk menguji 26950-27200 kembali. Stop loss apabila turun ke bawah support 25950. Cum date 26-Apr dividen Rp828 /saham. (ryh)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
rekomendasi saham

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top