PREDIKSI IHSG SELASA (23/4/2019) : Indeks Masih Rawan Koreksi, Simak Saham Pilihan Analis

Indeks harga saham gabungan diperkirakan menuju area support pada perdagangan Selasa (23/4/2019), setelah terkoreksi pada perdagangan sebelumnya.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 23 April 2019  |  07:13 WIB
PREDIKSI IHSG SELASA (23/4/2019) : Indeks Masih Rawan Koreksi, Simak Saham Pilihan Analis
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Jumat (5/4/2019). - Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks harga saham gabungan diperkirakan menuju area support pada perdagangan Selasa (23/4/2019), setelah terkoreksi pada perdagangan sebelumnya.

Pada perdagangan Senin (22/4/2019), IHSG melemah 1,421% ke level 6.414,743 atau turun 92,478 poin. Seluruh indeks sektoral berada di zona merah. 

Sektor aneka industri memimpin pelemahan sebesar 3,56%, diikuti industri consumer goods sebesar 2,77%, dan manufaktur sebesar 2,69%. Investor asing tercatat net buy Rp56,37 miliar. 

Analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.377,774-6.340,805.

Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.483,977-6.553,211. 

Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola dead cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI berada di area netral. 

"Di sisi lain, terlihat pola long black marubozu candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," katanya dikutip dari riset harian pada Senin (22/4/2019). 

Adapun, Bina Artha Sekuritas merekomendasikan saham yang dapat dicermati yakni BEST, INDF, MAIN, PGAS, TLKM, UNTR.

Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan, sesuai dengan perkiraan awal, secara teknikal IHSG mengalami bearish counter attack dan berpotensi false break bearish trend line jika tidak mampu bertahan di atas 6.500.

Indikator Stocahstic dan RSI bergerak fluktuasi pada middle ocilator mengarah ke area jenuh jual. 

"Sehingga, kami perkirakan tekanan IHSG masih akan berlanjut meskipun ada peluang tertahan di atas lower bollinger bands dengan support resistance 6.380-6.470," katanya dikutip dari riset harian pada Senin (22/4/2019).

Reliance Sekuritas Indonesia merekomendasikan saham-saham yang masih dapat dicermati di antaranya TKIM, BNGA, BDMN, PNBN, PTBA, LPCK, ACES.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top