Kurangi Konsumsi Batu Bara, China Genjot Energi Angin

Pemerintah China akan mempromosikan penggunaan energi listrik yang berasal dari angin untuk membantu operasional alat pemanas selama musim dingin.
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 19 April 2019  |  17:35 WIB
Kurangi Konsumsi Batu Bara, China Genjot Energi Angin
Ilustrasi - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah China akan mempromosikan penggunaan energi listrik yang berasal dari angin untuk membantu operasional alat pemanas selama musim dingin.

National Energy Administration (NEA) melaporkan transisi ke Pembangkit Listrik Tenaga Angin (PLTA) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon akibat pembakaran batu bara.

Selama ini, batu hitam menjadi andalan Negeri Panda untuk tenaga listrik.

NEA juga mendesak otoritas lokal untuk menetapkan target tahunan perihal proyek PLTA dalam periode 2019—2021.

Selain itu, pemerintah setempat juga diharuskan membangun infrastruktur untuk mempromosikan penggunaan tenaga angin.

“Pemerintah daerah akan diberikan waktu kurang dari dua bulan untuk menyusun rencana tersebut dan menyerahkannya ke pemerintah pusat,” paparnya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (19/4/2019).

Menurut NEA, generator listrik tenaga angin yang berpartisipaso dalam proyek pemerintah akan mendapatkan pengurangan pajak dan subsidi.

NEA juga menyerukan perusahaan-perusahaan jaringan listrik untuk mengurangi pemborosan daya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
batu bara, ekonomi china

Sumber : reuters

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top