Akhir Sesi I, IHSG Menguat Meski Mayoritas Bursa Asia Merah

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,61 persen atau 39,55 poin ke level 6.521,09 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 18 April 2019  |  13:13 WIB
Akhir Sesi I, IHSG Menguat Meski Mayoritas Bursa Asia Merah
Pengunjung menggunakan smartphone di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan saham di BEI, Jakarta, Rabu (20/3/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan menguat pada akhir sesi I perdagangan hari ini, Kamis (18/4/2019), sehari setelah perhelatan Pemilihan Umum 2019.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG menguat 0,61 persen atau 39,55 poin ke level 6.521,09 pada akhir sesi I dari level penutupan perdagangan sebelumnya. Pada perdagangan Selasa (16/4), IHSG ditutup dengan penguatan 0,72 persen atau 46,39 poin di level 6.481,54.

Indeks mulai melanjutkan penguatannya saat dibuka naik 1,35 persen atau 87,30 poin di level 6.568,84 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di level 6.520,04 – 6.636,33.

Sebanyak lima dari sembilan sektor menetap di zona hijau, dipimpin sektor finansial (+1,94 persen) dan properti (+1,48 persen). Adapun empat sektor lainnya menetap di zona merah, dipimpin sektor konsumer yang turun 1,21 persen.

Sebanyak 213 saham menguat, 178 saham melemah, dan 2410 saham stagnan dari 632 saham yang diperdagangkan.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing naik 3,37 persen dan 2,76 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG siang ini.

Sejalan dengan IHSG, nilai tukar rupiah juga terpantau menguat siang ini. Rupiah berada di posisi Rp14.042 pada pukul 11.38 WIB, menguat 43 poin atau 0,31 persen.

Rupiah menguat setelah di awal perdagangan dibuka dengan penguatan 82 poin atau 0,58 persen ke level Rp14.003 per dolar AS. Adapun pada pada akhir perdagangan Selasa (16/4/2019) ditutup melemah 0,16 persen atau 22 poin ke level Rp14.085 per

Dilansir Bloomberg, IHSG dan rupiah menguat setelah hasil quick count Pemilihan Presiden 2019 menunjukkan pasangan calon nomor Joko Widodo – Ma’ruf Amin unggul atas pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Berdasarkan pantauan quick count Bisnis.com, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin sementara unggul dengan rata-rata 54% dibandingkan dengan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno yang meraih rata-rata 46% suara.

"Sudah waktunya untuk mengesampingkan kekhawatiran risiko penurunan dan membeli saham di Indonesia," ungkap analis Morgan Stanley, Sean Gardiner dan Aarti Shah, dalam sebuah laporan yang diterbitkan Rabu (17/4/2019), seperti dikutip Bloomberg.

Morgan Stanley memperkirakan ada potensi pemotongan suku bunga lebih lanjut, kembalinya kepercayaan investor, serta reformasi sektor swasta.

Di sisi lain, indeks saham lainnya di kawasan Asia mayoritas melemah siang ini, di antaranya indeks Nikkei 225 dan Hang Seng yang turun masing-masing 0,8 persen dan 0,5 persen, sedangkan indeks Shanghai Composite melemah 0,35 persen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG, Indeks BEI

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top