AKSI EMITEN 18 APRIL: KRAS Bakal Masuk Holding Tambang, UNTR Ekspansi Proyek Listrik

Berita mengenai strategi memperbaiki kinerja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk serta PT United Tractors Tbk yang berencana ekspansi ke proyek pembangkit listrik menjadi topik utama pemberitaan media massa hari ini, Kamis (18/4/2019).
Aprianto Cahyo Nugroho | 18 April 2019 08:55 WIB
Pekerja mengawasi proses produksi lempengan baja panas di pabrik pembuatan hot rolled coil (HRC) PT Krakatau Steel (Persero) Tbk di Cilegon, Banten, Kamis (7/2/2019). - ANTARA/Asep Fathulrahman

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai strategi memperbaiki kinerja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk serta PT United Tractors Tbk yang berencana ekspansi ke proyek pembangkit listrik menjadi topik utama pemberitaan media massa hari ini, Kamis (18/4/2019).

Berikut ringkasan topik utama di sejumlah media nasional:

KRAS Bakal Masuk Holding Tambang. Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara meramu strategi untuk memperbaiki kinerja PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. yang masih merugi hingga akhir 2018. Strategi itu mulai dari restrukturisasi utang hingga menjadikan produsen baja itu bagian dari Holding BUMN Industri Pertambangan. (Bisnis Indonesia)

UNTR Ekspansi Proyek Listrik. PT United Tractors Tbk. tengah melakukan studi untuk masuk ke bisnis pembangkit listrik tenaga air atau hydro power plant sebagai bagian pengembangan lini usaha. (BIsnis Indonesia)

RICY & POLY Incar Kenaikan 20%. Seiring dengan potensi kenaikan permintaan selama periode Ramadan dan Lebaran, PT Ricky Putra Globalindo Tbk. dan PT Asia Pacific Fibers Tbk. mengincar pertumbuhan penjualan sekitar 20% dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. (Bisnis Indonesia)

GOOD Percepat Pemulihan Pabrik. Emiten makanan dan minuman, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk., fokus untuk mempercepat pemulihan operasional pabrik yang terbakar agar dapat berjalan normal kembali. (Bisnis Indonesia)

POWR Kembangkan EBT. PT Cikarang Listrindo Tbk. akan mengembangkan pembangkit energi baru dan terbarukan tenaga surya dan biomassa pada 2019. (Bisnis Indonesia)

Grup Astra Tebar Dividen. Sejumlah korporasi di bawah bendera Grup Astra siap menebar dividen dari laba keuangan 2018. Rata-rata, emiten Astra membagikan dividen dengan payout ratio sampai 40% dari laba. (Kontan)

Saham Lapis Kedua Jadi Penyumbang Laba. Imbal hasil reksadana saham sejatinya belum terlalu optimal sampai akhir kuartal I lalu. Namun, beberapa produk reksadana saham mampu menunjukkan performa di atas rata-rata. Salah satunya adalah reksadana Mandiri Investa Ekuitas Dinamis (MIED). (Kontan)

Cikarang Listrindo Tebar Dividen US$72,6 Juta. PT Cikarang Listrindo Tbk (POWEER) membagikan dividen tahun buku 2019 sebanyak US$72,6 juta, atau 92 persen dari perolehan laba bersih tahun lalu sebesar US$79 juta. (Investor Daily)

Hanson Bidik Rp8,78 Triliun dari Rights Issue. PT Hanson International Tbk (MYRX) berencana melakukan Penawaran Umum Terbatas IV (PUT IV) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue hingga 87,82 miliar saham atau setara 50% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Target dana yang diincar sekitar Rp8,78 triliun. (Investor Daily)

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
aksi emiten

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup