Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pendapatan Indika Energy (INDY) Tumbuh 169,65% pada 2018

PT Indika Energy Tbk. membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 169,65% pada 2018.
M. Nurhadi Pratomo
M. Nurhadi Pratomo - Bisnis.com 29 Maret 2019  |  11:13 WIB
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam
Karyawan melintas di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/2/2019). - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Pendapatan PT Indika Energy Tbk. tumbuh 169,65% menjadi US$2,96 miliar pada 2018, dari posisi tahun sebelumnya yang senilai US$1,09 miliar.

Dalam laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di harian Bisnis Indonesia, Jumat (29/3/2019), beban pokok pendapatan meningkat dari US$975,84 juta pada 2017 menjadi US$2,32 miliar tahun lalu.
 
Dengan demikian, laba kotor yang dibukukan perseroan mencapai US$641,21 juta pada 2018, meroket 421,69% dari US$122,91 juta pada tahun sebelumnya.
 
Kendati demikian, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk justru anjlok 76,13% secara year-on-year (yoy). Pencapaian emiten berkode saham INDY itu turun dari US$335,41 juta pada 2017 menjadi US$80,06 juta pada tahun lalu.
 
Sementara itu, total liabilitas yang dimiliki perseroan naik tipis 0,88% dari US$2,52 miliar per akhir 2017 menjadi US$2,54 miliar pada akhir tahun lalu. Sebaliknya, total ekuitas naik 1,09% menjadi US$1,12 miliar per akhir 2018.

Secara keseluruhan, total aset yang dimiliki perseroan menyentuh US$3,66 miliar pada akhir 2018. Posisi itu naik 0,94% dari US$3,63 miliar pada 2017.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indika energy kinerja emiten
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top