Pemangkasan Produksi OPEC Masih Bikin Minyak Menghangat

Harga minyak dunia menguat tipis terangkat oleh sentimen pengurangan pasokan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran dan Venezuela.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 26 Maret 2019  |  12:38 WIB
Pemangkasan Produksi OPEC Masih Bikin Minyak Menghangat
Harga Minyak WTI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak dunia menguat tipis terangkat oleh sentimen pengurangan pasokan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi (OPEC) dan sanksi Amerika Serikat terhadap Iran dan Venezuela.

Namun, tanda-tanda perlambatan ekonomi yang tajam dan bahkan potensi resensi membuat lebih berhati-hati.

Hingga pukul 11.48 WIB, harga minyak West Texas Intermediate menguat 0,73% atau 0,43 poin pada level US$59,25 per barel, sedangkan harga minyak Brent menguat 0,19% atau 0,13 poin pada level US$66,94 per barel.

Harga minyak masih ditopang oleh usaha OPEC dan sekutunya seperti Rusia memangkas produksi sebesar 1,2 juta barel per hari guna menyeimbangkan pasar.

Selain itu harga minyak juga terdongkrak oleh sanksi AS kepada dua anggota OPEC, yaitu Iran dan Venezuela.

Para analis mengatakan harga minyak kemungkinan akan lebih tinggi sekarang, tetapi melambatnya pertumbuhan ekonomi yang bagi sebagian pihak menyebut berpotensi resesi, membuat harga komoditas itu sedikit tersendat. Sebab melemahnya ekonomi global akan berdampak pada menurunnya konsumsi bahan bakar.

“Risiko resesi telah meningkat ke level tertinggi sejak 2008," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank seperti dikutip dari Reuters, Selasa (26/3/2019).

Data manufaktur dari Asia, Eropa dan Amerika Utara menunjukkan perlambatan ekonomi yang tajam.

“Pertumbuhan produksi pabrik global melambat ke tingkat 1 % pada kuartal terakhir, dan indikator menunjukkan hampir melambat pada kuartal ini, ” kata JPMorgan Chase.

Bank tersebut menambahkan, di luar China, industri Asia sudah berkontraksi saat memasuki tahun baru.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Minyak, harga minyak mentah wti

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top