Harga Minyak Melemah Dipicu Sentimen Pelemahan Global

Harga minyak global terperosok pada perdagangan Senin (25/3/2019), seiring dengan kekhawatiran perlambatan ekonomi yang tajam.
Dika Irawan | 25 Maret 2019 17:23 WIB
Harga Minyak WTI - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Harga minyak global terperosok pada perdagangan Senin (25/3/2019), seiring dengan kekhawatiran perlambatan ekonomi yang tajam.

Berdasarkan data Bloomberg, harga minyak West Texas Intermediate dibuka melemah  0,10% atau 0,06 poin di level US$58,98 per barel, sedangkan harga minyak Brent dibuka melemah 0,15% atau 0,10 poin pada level US$66,93 per barel.

Kecemasan terhadap potensi resesi Amerika Serikat muncul pada Jumat (22/3) pekan lalu, setelah pernyataan hati-hati The Fed menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun tergelincir di bawah tenor 3 bulan untuk pertama kalinya.

Secara historis, imbal hasil tenor pendek lebih tinggi dibandingkan dengan tenor jangka pajang, dijadikan indikasi resesi.

Hal tersebut menambah kekhawatiran penurunan global, terlebih data manufaktur produksi dari Jerman, menyusut untuk ketiga bulan berturut-turut. “Perkiraan untuk pertumbuhan dan pendapatan telah direvisi turun secara material di semua wilayah utama," kata bank A.S. Morgan Stanley seperti dikutip dari Reuters, Senin (25/3/2019).

Sementara, Bank ANZ menyatakan, prospek ekonomi yang semakin gelap membayangi masalah sisi pasokan minyak. Persoalan tersebut berhadapan dengan upaya pengurangan pasokan yang dipimpin oleh klub produsen OPEC serta sanksi AS terhadap Venezuela dan Iran.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu seperti Rusia, telah berjanji untuk memangkas sekitar 1,2 juta barel per hari (bpd) pada tahun ini untuk menopang pasar. Upaya itu telah mendorong harga minyak mentah lebih dari US$70 per barel.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Harga Minyak, Harga Minyak, harga minyak mentah wti

Editor : Riendy Astria

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup