NAVIGASI PASAR: IHSG Masih Lanjut Menguat

Pergerakan IHSG dalam beberapa waktu ke depan masih menunjukkan potensi penguatan kendati harga komoditas bergejolak dan sentimen dari dalam negeri masih minim.
Dwi Nicken Tari | 22 Maret 2019 09:40 WIB
Pengunjung menggunakan smartphone di dekat papan elektronik yang menampilkan perdagangan saham di BEI, Jakarta, Rabu (20/3/2019). - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA—Pergerakan IHSG dalam beberapa waktu ke depan masih menunjukkan potensi penguatan kendati harga komoditas bergejolak dan sentimen dari dalam negeri masih minim.

Pada penutupan perdagangan Kamis (21/3/2019), IHSG mendarat  di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,29% atau 19,07 poin ke level 6.501. Sepanjang hari, IHSG bergerak pada kisaran 6.484,31–6.515,97.

Sejumlah indeks sektoral ditutup beragam, sebanyak 4 sektor ditutup melemah yang dipimpin oleh sektor agrikultur yang turun 1,12% disusul oleh sektor inudstri barang konsumen yang melemah 0,32%.

Sementara itu, 6 sektor lainnya ditutup menguat dipimpin oleh sektor industri dasar dan kimia tumbuh 2,45% serta sektor properti dan konstruksi menguat 1,31%.

William Surya Wijaya, Director PT Indosurya Bersinar Sekuritas menyampaikan bahwa peluang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu ke depan masih menunjukkan tren kenaikan yang cukup besar.

Padahal, saat ini gejolak harga komoditas dan minimnya sentimen dari dalam negeri dikhawatirkan tak mampu menopang indeks.

“Kecuali masih terus berlangsungnya rilis kinerja emiten yang diperkirakan masih terdapat kinerja positif sepanjang tahun 2018 sehingga dapat menunjang kenaikan IHSG,” tulisnya dalam riset harian, seperti dikutip pada Kamis (21/3/2019).

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama menjelaskan berdasarkan indikator, MACD sudah berhasil membentuk pola golden cross di area negatif.  Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas menuju ke area overbought. 

“Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance,” tulisnya dalam riset harian yang dikutip.

William pun memperkirakan IHSG akan bergerak di kisaran 6.402—6.585 dengan sejumlah saham yang dapat dicermati a.l.  ASII, SCMA, SMRA, CTRA, PWON, ASRI, SRIL, TLKM, HMSP, dan TOTL. Sementara Nafan memperkirakan IHSG bergerak di kisaran 6.469—6.532 dan merekomendasikan sejumlah saham seperti BEST, DOID, GMFI, ISAT, PGAS, dan RALS.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
IHSG

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup